JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas keamanan gudang dan kantor obat di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) saat kebakaran terjadi pada Selasa (28/7/2026) malam.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan Asril Rizal mengatakan, salah satu petugas keamanan melihat api muncul di salah satu ruangan thermal di bangunan tersebut.
"Security melihat ada penyalaan api di lorong belakang sebelah kiri gudang mesin Thermatik Chamber (ruang pengkondisian suhu obat)," jelas dia dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa.
Petugas keamanan tersebut kemudian berusaha memadamkan api menggunakan APAR.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena kobaran api sudah membesar sehingga ia memanggil pihak Damkar.
Ia menjelaskan, dugaan awal kebakaran tersebut diduga karena adanya korsleting listrik. Kebakaran itu juga disebut menimbulkan kerugian mencapai milliaran rupiah.
"Taksiran kerugian Rp 3.000.000.000. Dugaan awal fenomena kelistrikan," tutur dia.
Ia memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sebelumnya, laporan kebakaran diterima pihak damkar dari warga pada pukul 18.48 WIB.
"Pengerahan 28 unit dan 112 personil," tulis Dinas Gulkarmat DKI dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa petugas tiba di lokasi pada pukul 18.55 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman pada pukul 18.57 WIB.
Api kemudian berhasil dilokalisir pada pukul 20.05 WIB dan memasuki proses pendinginan pada pukul 20.12 WIB.
"Situasi atau status kebakaran pemadaman selesai (hijau)," jelas Command Center Dinas Gulkarmat DKI Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang