Polisi Larang Demo KNPB di Jayapura, 1.000 Personel TNI-Polri Siaga

Polisi Larang Demo KNPB di Jayapura, 1.000 Personel TNI-Polri Siaga

Jayapura, Beritasatu.com – Polresta Jayapura Kota tidak mengeluarkan izin untuk aksi unjuk rasa yang rencananya digelar massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada Senin (3/8/2026). Pengamanan diperketat di Jayapura dan sekitarnya untuk mengantisipasi demo tersebut.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Fredrickus Maclarimboen menegaskan izin tidak diberikan karena aksi tersebut dilakukan kelompok yang ingin memisahkan Papua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Memang benar kami tidak mengeluarkan izin terkait demo yang akan dilakukan kelompok yang ingin memisahkan Papua dari NKRI," kata Fredrickus Maclarimboen di Jayapura, Sabtu (1/8/2026).

Dikutip dari Antara, sebanyak 1.000 personel TNI-Polri telah disiagakan untuk mengantisipasi rencana aksi tersebut. Pengamanan juga diperkuat melalui razia di sejumlah titik.

Razia kendaraan dilakukan melalui Operasi Cipta Kondisi guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Masyarakat juga diharapkan untuk tetap beraktivitas dengan normal dan tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang beredar termasuk ajakan untuk berdemo," kata Fredrickus.

Menurutnya, situasi keamanan di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota saat ini relatif aman. Kondisi kondusif tersebut diharapkan tetap terjaga.

"Kami berharap, Senin (3/8/2026) aktivitas masyarakat berlangsung normal, karena TNI-Polri bersiaga untuk memberikan rasa aman," pungkasnya.

Komite Nasional Papua Barat

KNPB

Papua Merdeka

Polresta Jayapura Kota

TNI Polri