BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung menatap final Piala Presiden 2026. Ini adalah kali kedua tim kebanggaan Bobotoh menembus final Piala Presiden setelah terakhir tahun 2015.
Jadwal final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya Surabaya digelar pada Kamis (6/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali,
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan menginformasikan manajemen klub dan tim tidak akan melangsungkan konvoi andai jadi juara Piala Presiden 2026.
Sebab, musim sesungguhnya belum dimulai. Kendati begitu, pihaknya tak melarang jika Bobotoh ingin bereuforia merayakan juara turnamen pramusim tersebut.
“Kalau konvoi itu kan kebanyakan organik. Kami juga kadang enggak bisa melarang ya, karena Bobotoh mah kan organik. Tapi kalau dari kacamata manajemen, kami melihat kita tuh belum mulai season. Liga ini teh belum dimulai,” kata Adhitia.
Manajemen memandang jika lebih baik energi tersebut lebih difokuskan untuk persiapan lebih matang menuju laga krusial di depan, yakni play off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027.
Persib akan menghadapi Manila Digger FC (Filipina) pada 31 Agustus mendatang. Maung Bandung wajib menang jika ingin tampil di ACL 2.
“Jadi kayaknya lebih baik energi dan fokus kami pakai untuk persiapan musim baru. Kalaupun nanti kami mau konvoi, insya Allah nanti kita konvoi bareng-bareng lagi lah di akhir musim, jangan sekarang,” ucap Adhitia disela-sela peluncuran sponsor baru Persib, Rabu (5/8/2026).
Tak Ingin Fokus Berkurang
Adanya euforia pada konvoi dikhawatirkan bakal mengurangi fokus pemain menuju laga resmi melawan Manila Digger nanti.
Pemain juga cukup kelelahan melakoni total lima pertandingan dalam 12 hari di Piala Presiden 2026. Mereka butuh memulihkan energi dan pikiran untuk kembali bersiap.
“Biarkan pemain juga fokus dulu ke pertandingan yang sebenarnya. Kami punya pertandingan yang sangat penting di tanggal 31, ini pertandingan yang sebenarnya,” ujar Adhitia.
“Kami enggak mau karena ada euforia tertentu akhirnya mengurangi fokus pemain. Kami berharap Bobotoh juga punya pemahaman yang sama,” harap Adhitia.
Tak Melarang Bobotoh
Manajemen klub tak akan melarang jika Bobotoh ingin melakukan selebrasi perayaan andai juara nanti.
Namun, tim Persib dipastikan punya fokus khusus untuk beristirahat sebelum memulai kembali persiapan pramusim dan melakukan training camp (TC) di Bali.
“Mangga, kalau mau diselebrasi, dirayakan, dan kami tidak bisa melarang. Tapi kalau dari kacamata manajemen, kami rasa jika kami ditakdirkan juara gitu ya, kami sih fokusnya lebih ke mempersiapkan untuk tanggal 31,” sebutnya.
“Jadi kami tidak akan bereuforia segala macam. Kami fokusnya ke 31 gitu, itu penting banget. Mari kita berdoa bersama supaya euforianya kita bisa lakukan di akhir musim,” tutur Adithia menutup.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang