Penantian Belgia untuk meraih kemenangan pertamanya di Piala Dunia 2026 akan terus berlanjut, karena Red Devils hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Iran pada hari Minggu. Kartu merah yang diterima Nathan Ngoy memupus segala harapan tim asuhan Rudi Garcia untuk mencetak gol penentu di menit-menit akhir, karena mereka kesulitan menciptakan peluang tanpa kehadiran Jeremy Doku yang mematikan, yang absen karena sakit.
Belgia mendominasi penguasaan bola dan wilayah lapangan sepanjang babak pertama yang berlangsung tersendat-sendat, namun mereka berutang budi kepada kiper Thibaut Courtois yang berhasil menjaga skor tetap imbang tanpa gol berkat reaksi luar biasa saat menggagalkan peluang Hossein Kanaani. Sementara itu, gol Mehdi Taremi dianulir oleh VAR karena offside tipis.
Di sisi lain, Youri Tielemans dan Maxim De Cuyper sama-sama menguji kiper Iran Alireza Beiranvand, namun Setan Merah kesulitan menciptakan banyak peluang emas di sekitar kotak penalti.
Courtois harus tetap waspada di awal babak kedua saat ia menepis tendangan Taremi, sementara Beiranvand entah bagaimana berhasil menggagalkan tembakan De Cuyper dari jarak dekat ketika tampaknya bek sayap Belgia itu tak mungkin meleset setelah umpan silang Kevin De Bruyne tidak berhasil dihalau.
Tim asuhan Garcia harus bermain dengan 10 orang di pertengahan babak kedua ketika Ngoy gagal melakukan umpan balik dan kemudian menarik baju Taremi saat sang penyerang itu berusaha menerobos ke gawang. Namun, Belgia masih nyaris memecah kebuntuan ketika tendangan De Cuyper kembali digagalkan oleh Beiranvand.
Hasil imbang ini membuat Belgia mengoleksi dua poin dari dua pertandingan pembuka mereka, yang berarti hanya kemenangan atas Selandia Baru pada hari Jumat yang akan menjamin tempat mereka di babak gugur.
GOAL memberikan penilaian terhadap para pemain Belgia di Los Angeles...
-
Getty Images Sport Penjaga Gawang & Pertahanan
Thibaut Courtois (8/10):
Menunjukkan reaksi kelas dunia untuk menggagalkan upaya Kanaani dan Taremi. Mungkin merasa bisa melakukan yang lebih baik saat gol Taremi dianulir, tetapi VAR menyelamatkannya.
Thomas Meunier (5/10):
Melepaskan beberapa umpan silang berbahaya, namun perlahan-lahan kehilangan pengaruhnya sebagai ancaman serangan dan terlihat kurang meyakinkan saat harus bertindak di lini pertahanan.
Nathan Ngoy (4/10):
Tampil sangat tenang dan mengesankan saat menguasai bola, namun satu kesalahan membuatnya menjatuhkan Taremi dan akhirnya diusir dari lapangan.
Brandon Mechele (5/10):
Terkadang terlihat lamban saat Iran menggerakkan bola ke depan. Menghabiskan sebagian besar pertandingan dengan menguasai bola di lini belakang.
Maxim De Cuyper (7/10):
Dia adalah pemain dengan seragam merah yang paling dekat dengan gol, karena dua kali tembakannya menggetarkan tangan Beiranvand di babak pertama sebelum entah bagaimana digagalkan oleh kiper Iran itu setelah jeda. Beragam serangan ke depan yang dilakukannya menimbulkan masalah sepanjang pertandingan.
-
AFP Lini tengah
Nicolas Raskin (5/10):
Sering menguasai bola namun bermain sangat sederhana demi mempertahankan penguasaan bola. Ia bermain kurang dari satu jam sebelum digantikan oleh Vanaken.
Youri Tielemans (6/10):
Melakukan beberapa umpan ke depan yang cerdas dan memiliki tendangan sudut yang berhasil diselamatkan pada babak pertama. Seharusnya bisa memberikan pengaruh lebih besar pada pertandingan seiring berjalannya waktu.
Kevin De Bruyne (6/10):
Bermain dari satu sisi ke sisi lain, namun tetap berusaha menguasai bola dan menciptakan peluang setiap saat. Hasilnya bervariasi di sepertiga akhir lapangan.
-
Getty Images Sport Serangan
Alexis Saelemaekers (5/10):
Menunjukkan teknik yang bagus saat menguasai bola, tetapi jarang menghasilkan umpan akhir atau tendangan yang membahayakan. Diganti sebelum pertandingan genap satu jam.
Romelu Lukaku (4/10):
Mendapat kesempatan pertama sebagai starter untuk klub atau tim nasional dalam lebih dari setahun, namun terlihat kurang dalam ritme permainan selama sebagian besar dari 70 menit di lapangan. Menunjukkan beberapa momen bagus dalam mengontrol bola, tetapi tidak lebih dari itu.
Leandro Trossard (7/10):
Menjadi ancaman saat ia mampu berhadapan satu lawan satu dengan para bek Iran dan berkolaborasi dengan baik bersama De Bruyne.
-
Getty Images Sport Pemain Cadangan & Manajer
Timothy Castagne (6/10):
Penampilan yang solid setelah menggantikan Meunier di awal babak kedua.
Hans Vanaken (5/10):
Melepaskan tendangan yang melambung tak lama setelah masuk ke lapangan dan tidak menunjukkan hal lain yang menonjol.
Dodi Lukebakio (6/10):
Memiliki beberapa momen cemerlang, pertama di sayap dan kemudian sebagai penyerang, setelah menggantikan Saelemakers. Hampir saja mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir dari jarak jauh.
Arthur Theate (6/10):
Masuk untuk memperkuat pertahanan setelah Ngoy diusir dari lapangan.
Matias Fernandez-Pardo (N/A):
Menggantikan De Bruyne pada menit-menit terakhir.
Rudi Garcia (4/10):
Kehilangan Doku memang menjadi pukulan telak, namun Raskin dan Saelemaekers tidak banyak berkontribusi setelah masuk ke tim, sementara Lukaku seharusnya kembali dimanfaatkan sebagai pemain pengganti andalan. Kini semuanya bergantung pada penampilannya di pertandingan ketiga.