Surabaya ditunjuk sebagai salah satu dari 42 daerah percontohan Perlinsos Digital 2026, dengan pelaksanaan mulai 20 Juni hingga 7 Juli 2026 dan melibatkan lebih dari 13 ribu agen lapangan.
Sistem Perlinsos Digital mengintegrasikan data lintas kementerian menggunakan NIK, IKD, dan face recognition sehingga verifikasi penerima bansos kini bisa selesai hanya dalam waktu 15–45 menit.
Warga dapat mendaftar mandiri lewat portal Perlinsos atau dibantu agen resmi, sementara lebih dari 12 ribu akun agen telah aktif untuk mendukung pendaftaran hingga batas waktu program berakhir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kota Surabaya mulai mengintensifkan pelaksanaan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital sebagai bagian dari program percontohan nasional. Melalui sistem yang terintegrasi, pemerintah berharap proses validasi penerima bantuan sosial (bansos) menjadi lebih akurat, cepat, dan tepat sasaran.
Surabaya menjadi salah satu dari 42 daerah yang ditunjuk sebagai lokasi implementasi Perlinsos Digital 2026. Program ini mengintegrasikan berbagai data kementerian dan lembaga menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta teknologi pengenalan wajah atau face recognition.