KOMPAS.com - Fase grup Piala Dunia 2026 semakin mendekati garis akhir. Seiring tuntasnya pertandingan di Grup G, H, dan I pada Sabtu (27/6/2026) WIB, daftar negara yang dipastikan tersingkir dari turnamen terus bertambah.
Jika hingga berakhirnya pertandingan Jumat (26/6/2026) WIB terdapat delapan tim yang sudah dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar, kini jumlahnya meningkat menjadi 12 negara.
Empat tim terbaru yang dipastikan angkat koper ialah Irak, Uruguay, Arab Saudi, dan Selandia Baru.
Keempatnya menyusul Curacao, Haiti, Turkiye, Tunisia, Yordania, Panama, Qatar, dan Republik Ceko yang lebih dahulu kehilangan peluang untuk lolos ke fase gugur.
12 tim yang sudah pasti tersingkir dari Piala Dunia 2026
Dengan format baru Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 negara, peluang lolos sebenarnya lebih besar dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.
Selain dua tim teratas dari masing-masing grup, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju ke babak 32 besar.
Meski demikian, hingga selesainya seluruh pertandingan di Grup G, H, dan I, 12 negara sudah dipastikan tidak lagi memiliki peluang secara matematis untuk melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia tahun ini.
Berikut adalah tim-tim yang sudah dipastikan tersingkir di Piala Dunia 2026:
1. Haiti
Haiti menjadi tim pertama yang dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Wakil Karibia itu kehilangan peluang lolos setelah menelan kekalahan 0-3 dari Brasil pada laga kedua Grup C.
Sebelumnya, Haiti juga kalah tipis 0-1 dari Skotlandia pada pertandingan pembuka.
Secara matematis mereka sempat memiliki peluang menyamai poin Skotlandia.
Akan tetapi, aturan FIFA menggunakan rekor pertemuan langsung sebagai penentu utama jika terdapat tim dengan poin sama.
Karena kalah dari Skotlandia, Haiti dipastikan tidak dapat melampaui rivalnya tersebut.
Harapan Haiti semakin pupus setelah kembali kalah pada laga terakhir pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB.
Mereka takluk 2-4 dari Maroko dan menutup fase grup tanpa satu pun kemenangan.
Bagi Haiti, hasil ini memperpanjang penantian untuk mencatatkan prestasi berarti di Piala Dunia.
Setelah debut pada 1974, mereka kembali gagal melewati fase grup pada penampilan keduanya di putaran final.
2. Turkiye
Turkiye menjadi tim kedua yang dipastikan tersingkir.
Tim asuhan Vincenzo Montella mengalami dua kekalahan beruntun pada dua laga pertama Grup D.
Mereka kalah 0-2 dari Australia sebelum kembali tumbang 0-1 di tangan Paraguay.
Yang membuat nasib Turkiye terasa ironis adalah dominasi mereka dalam sejumlah statistik pertandingan.
Dalam dua laga tersebut, Turkiye melepaskan total 62 tembakan. Saat menghadapi Paraguay saja, mereka mencatatkan 32 percobaan ke gawang lawan.
Namun buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal mencetak satu gol pun.
Raihan kemenangan Turkiye 3-2 atas Amerika Serikat pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB, nyatanya tak mengubah nasib mereka.
Turkiye tetap tidak mungkin lolos karena kalah head-to-head dari Australia dan Paraguay.
3. Tunisia
Tunisia menjadi tim ketiga yang dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar.
Wakil Afrika Utara tersebut mengalami dua kekalahan telak pada dua pertandingan awal Grup F.
Mereka dihajar Swedia 1-5 sebelum kembali kalah 0-4 dari Jepang.
Rentetan hasil buruk itu bahkan memicu pergantian pelatih. Sabri Lamouchi dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Herve Renard.
Namun perubahan tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Tunisia.
Dua kekalahan besar membuat mereka tertinggal jauh dari Jepang, Belanda, dan Swedia.
Dengan nol poin dan selisih gol yang sangat buruk, Tunisia dipastikan finis di dasar klasemen grup.
Terlebih lagi, di laga terakhir pada Jumat melawan Belanda, mereka menelan kekalahan dengan skor 1-3.
4. Yordania
Yordania harus mengakhiri petualangan bersejarah mereka di Piala Dunia pada fase grup.
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app