Modus Jadi Penumpang, Pria Paruh Baya Curi Pipa Toilet di Stasiun LRT Palembang

Modus Jadi Penumpang, Pria Paruh Baya Curi Pipa Toilet di Stasiun LRT Palembang

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang pria paruh baya berinisial MR (53) ditangkap petugas keamanan setelah diduga mencuri pipa flush toilet di Stasiun Light Rail Transit (LRT) Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.

Pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang itu kemudian diserahkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Kepala Stasiun LRT Bumi Sriwijaya, Sepriyadi, mengatakan pelaku diduga telah beberapa kali melakukan aksi serupa di sejumlah stasiun LRT di Palembang.

"Dari hasil evaluasi rekaman CCTV, ciri-ciri pelaku sudah kami sebarkan kepada seluruh petugas keamanan," ujarnya saat membuat laporan, Jumat (3/7/2026).

Menurut Sepriyadi, pelaku datang seperti penumpang pada umumnya dengan membeli tiket perjalanan dari Stasiun Bumi Sriwijaya menuju Stasiun Punti Kayu.

Karena ciri-cirinya telah dikenali, petugas keamanan langsung melakukan pemantauan. Sebelum naik kereta, pelaku sempat masuk ke toilet pria.

"Sebelum naik kereta, pelaku masuk ke toilet pria," katanya.

Setelah pelaku keluar dari toilet, petugas keamanan meminta petugas kebersihan memeriksa kondisi toilet. Hasilnya, pipa flush toilet diketahui telah hilang.

"Saat itu juga petugas langsung mengamankan pelaku," jelasnya.

Saat diperiksa, petugas menemukan pipa flush toilet di dalam tas yang dibawa pelaku.

Polisi Selidiki Dugaan Aksi Berulang

Kanit SPKT Polrestabes Palembang Ipda Ahmad Fadly membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari PT KAI terkait kasus tersebut.

"PT KAI telah membuat laporan polisi terkait dugaan pencurian dengan pemberatan berupa pipa pembuangan atau pipa flush toilet di stasiun LRT," ujarnya.

Fadly mengatakan, pelaku diduga menggunakan alat untuk membuka baut yang mengikat pipa hingga akhirnya dapat dilepas dan dibawa kabur.

"Barang bukti sudah kami amankan bersama tersangka," jelasnya.

Berdasarkan keterangan PT KAI, aksi serupa diduga telah terjadi sedikitnya tiga kali di stasiun LRT berbeda dengan modus yang sama. Akibat pencurian tersebut, PT KAI mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta.

"Untuk sementara tersangka telah diserahkan ke piket Satreskrim Polrestabes Palembang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Fadly.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang