JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) menabrak pohon di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (26/6/2026) siang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menyebut empat petugas mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
"Kendaraan pikap Isuzu dikemudikan Saudara ASM dengan berpenumpang DS, AR, dan DSR melaju di Jalan Utan Jati ke arah Kalideres," kata Joko dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/6/2026).
Joko menambahkan setibanya di titik kejadian, mobil hilang kendali, kemudian oleng dan menabrak pohon.
Joko memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Empat korban petugas PPSU dirawat di RSUD Kalideres.
ASM sang pengemudi mengalami luka memar pada bagian dada, kemudian DS luka robek di pelipis kepala, AR luka robek di telinga, dan DSR luka robek di tangan.
Kronologi Saksi Mata
Alfatih (23), seorang saksi yang kantornya persis berada di depan tempat kejadian perkara (TKP), mengaku sempat dikejutkan oleh suara benturan yang sangat keras.
"Jadi awalnya tuh kemarin saya lagi kerja, lagi meeting di dalam. Terus pas banget di depan kantor itu tiba-tiba ada suara kenceng gitu, ternyata ada kecelakaan mobil losbak itu ternyata dia mobil PPSU, pasukan orange," ungkap Alfatih saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu.
Ia menyebut membeberkan bahwa ada seorang ibu-ibu mengendarai sepeda motor yang hendak keluar dari area ruko ke Jalan Utan Jati.
Kemunculan motor yang mendadak ini diduga mengejutkan sopir mobil PPSU hingga membanting setir.
"Si mobil itu tuh awalnya lagi jalan mau belok, ternyata ada ibu-ibu keluar naik motor. Sopir ini mungkin kaget, terus mobil PPSU ini ngehindarin si ibu-ibu ini supaya enggak nabrak. Akhirnya banting setir," jelas Alfatih.
Menurutnya, area jalan tersebut memang dikenal sebagai titik rawan kecelakaan.
Pasalnya, ada titik buta atau blind spot di tikungan tajam ke kiri dari arah Kompleks Daan Mogot menuju ke Kalideres di Jalan Utan Jati, tepat di area keluar masuk ruko.
"Kenapa bisa sampai blind spot karena posisinya tuh di tikungan itu, pas banget di depan di area keluar masuk ruko itu ketutup pos satpam. Jadi posisi kalau ada orang mau nyebrang jalan atau motor mau keluar masuk keluar dari ruko itu tuh enggak kelihatan. Jadi emang blind spot di sana," ujarnya.
Bahkan, ia mengaku sering waswas dan harus menyeberang dengan ekstra hati-hati karena laju kendaraan dari arah tikungan biasanya cukup tinggi.
"Karena posisinya emang mobil-mobil dari sana tuh kenceng gitu. Kecuali kalau orang daerah situ ya pasti dia ngambilnya agak kanan gitu supaya enggak kaget ketemu yang keluar dari situ," tuturnya.
"Kalau kayak mobil itu ngambil dari jalur kiri sih pasti kayak gitu kejadiannya, sudah sering kecelakaan-kecelakaan kayak gitu tuh pas di titik situ," sambungnya.
Setelah kecelakaan, bodi depan dan bumper mobil pikap pun berada dalam kondisi penyok parah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangNikmati Fitur Lengkap KARIN dengan KOMPAS.com PLUS
Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.