MKD Akan Panggil Deddy Sitorus, Tak Perlu Tunggu Reses Selesai

MKD Akan Panggil Deddy Sitorus, Tak Perlu Tunggu Reses Selesai

  • Koordinatoriat Wartawan Parlemen melaporkan Deddy Sitorus ke MKD DPR RI pada Jumat 31 Juli 2026.
  • Laporan tersebut dibuat karena Deddy Sitorus diduga melecehkan wartawan dengan menyebut gerombolan sirkus saat rapat.
  • Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam memastikan akan segera memanggil terlapor meskipun DPR sedang masa reses.

Suara.com - Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI memastikan bakal memanggil anggota Komisi II dari PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, terkait dugaan melakukan pelecehan terhadap wartawan.

Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam menegaskan, majelis berkomitmen memproses setiap laporan yang masuk secara transparan dan tanpa pandang bulu terkait etiket wakil rakyat.

"Laporan resmi dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) sudah kami terima. Sedang kami pelajari, diverifikasi," kata Dek Gam, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, MKD tidak akan mengulur waktu jika syarat formil laporan telah terpenuhi. Pihaknya menekankan, MKD memiliki mekanisme baku dalam menangani aduan masyarakat.

Jika laporan tersebut dianggap valid dan memenuhi unsur-unsur pelanggaran yang disangkakan, maka langkah pemanggilan terhadap pihak terlapor adalah sebuah keharusan, bukan sekadar pilihan atau peluang politik.

"Kalau laporannya lengkap, yang lapornya jelas, siapa pun akan kita panggil. Bukan ada peluang, memang harus dipanggil. Jadi pasti kita panggil," tegas politisi asal Aceh tersebut.

Saat ini, DPR RI sebenarnya sedang memasuki masa reses, periode di mana para anggota dewan turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Biasanya, agenda persidangan atau pemanggilan di MKD akan menyesuaikan dengan jadwal pembukaan masa sidang berikutnya. Namun, Dek Gam memberikan isyarat berbeda dalam kasus Deddy Sitorus.

Ia menyatakan segera melakukan koordinasi internal dengan seluruh pimpinan dan anggota MKD untuk menentukan langkah selanjutnya.

Meskipun dalam kondisi reses, urgensi kasus menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan jadwal pemanggilan.

"Kami cek dulu, surat laporan sudah masuk tadi ke MKD. Nanti saya akan berkoordinasi dengan pimpinan beserta anggota, karena ini masa reses, Kami akan tentutan, jadwalkan pemanggilannya."

Dek Gam menegaskan, tidak ada hambatan administratif kaku yang menghalangi MKD untuk bekerja pada masa reses, asalkan terdapat kesepakatan di tingkat pimpinan.

"Ya belum tentu. Kalau hal itu mendesak, kami panggil sekarang. Enggak ada aturan-aturan tunggu reses selesai. Kalau ini kesepakatan, ya kami panggil sekarang Deddy Sitorus," tegasnya.

Menutup pernyataannya, Nazaruddin Dek Gam kembali mengingatkan bahwa di mata MKD, seluruh anggota DPR RI memiliki kedudukan yang sama.

Tidak ada perlakuan istimewa bagi siapa pun, terlepas dari latar belakang partai politik maupun jabatan di alat kelengkapan dewan.

  • Koordinatoriat Wartawan Parlemen melaporkan Deddy Sitorus ke MKD DPR RI pada Jumat 31 Juli 2026.
  • Laporan tersebut dibuat karena Deddy Sitorus diduga melecehkan wartawan dengan menyebut gerombolan sirkus saat rapat.
  • Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam memastikan akan segera memanggil terlapor meskipun DPR sedang masa reses.

Pangkal Persoalan

KWP resmi melaporkan Deddy Sitorus ke MKD DPR, Jumat pagi, lantaran pernyataan "seperti gerombolan sirkus" ketika rapat dengar pendapat Komisi II dengan Kemendagri.

Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP Erwin Syahputra menegaskan, pelaporan ini penting agar anggota DPR tak lagi melakukan pelecehan terhadap profesi wartawan.

"Kami sudah resmi mengadukan persoalan ini ke MKD, dan mendapat nomor registrasi 78. Surat sekaligus bukti-bukti. Kami sebenarnya sudah meminta beliau untuk meminta maaf kepada wartawan, tapi dia tak mau," kata Erwin.

Sehari sebelumnya, Kamis (30/7), Deddy menepis dugaan dirinya menghina wartawan sebagai "gerombolan sirkus" ketika rapat Komisi II. 

Ia mengatakan, ucapan itu terlontar karena melihat situasi rapat yang menurutnya kacau. Ia menegaskan, "gerombolan sirkus" itu ditujukan kepada staf maupun tenaga ahli anggota DPR.

"Saya memprotes TA dan staf bergerombol di dalam. Kan sudah disiapkan tempat di atas, balkon," kata dia.

Deddy Sitorus Resmi Dilaporkan ke MKD DPR RI Buntut Ucapan 'Sirkus'
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:56 WIB
Buntut Ucapan 'Kayak Sirkus', Ini 6 Poin Jawaban Deddy Sitorus
News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:10 WIB
Bantah Hina Wartawan, Begini Klarifikasi Deddy Sitorus Soal Ucapan 'Sirkus' di Ruang Rapat
News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:56 WIB
Deddy Sitorus Tolak Minta Maaf ke Wartawan: Jangan Fitnah, Saya Bisa Lapor Balik
News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:27 WIB
Deddy Yevri Bantah Hina Jurnalis, Minta Penuduh Minta Maaf karena Fitnah
News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:14 WIB
Deddy Sitorus dari Partai Apa? Anggota DPR Sebut Wartawan 'Rombongan Sirkus'
News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:42 WIB
Dikecam! Pelatihan Jalan di Atas Api Pegawai BPJS TK Hanya Hamburkan Iuran Pekerja
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:41 WIB
Makin Menegangkan! Film Fall 2: Deadpoint Siap Rilis pada September 2026
Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:40 WIB
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:33 WIB
Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar
Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:32 WIB
Aston Villa Jalal Stadion GBK, Alejandro Garnacho Cs Latihan di Bawah Terik Matahari
Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:31 WIB
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:25 WIB
Tambang Batubara Meledak! 32 Pekerja Tewas di Balochistan Pakistan
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:22 WIB
Tekanan Mereda, Kepercayaan Industri RI Kembali Menguat pada Juli 2026
Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:17 WIB
Dipercaya BI Jadi Pengelola Utama SKM, Ini Strategi BRI Jangkau Pelosok Karo
Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB
Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah