BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Demam Piala Dunia 2026 merambah hingga Rumah Tahanan (Rutan) Balikpapan.
Ratusan warga binaan mendapat kesempatan nonton bareng laga Selandia Baru melawan Mesir, Senin (22/6/2026) di Aula Rutan.
Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim mengatakan, agenda nobar ini sengaja digelar untuk memberikan hiburan sekaligus mengurangi kejenuhan warga binaan.
"Kami ingin menghilangkan kejenuhan. Semoga warga binaan yang ada di Rutan mendapat kesempatan menyaksikan. Apalagi momentumnya empat tahun sekali. Ini merupakan konsep memanusiakan manusia," ujar Agus.
Ia menambahkan, kegiatan nobar berpeluang terus digelar jika situasi memungkinkan, bahkan hingga partai final.
Keamanan Tetap Terjaga
Meski berlangsung di jam kerja, Agus memastikan unsur keamanan tetap terjaga penuh.
Petugas yang tidak terlihat dalam kegiatan nobar tetap melakukan patroli dan kontrol di blok hunian dan berjaga di pos masing-masing untuk memastikan kondisi Rutan tetap kondusif.
"Meski kita menonton bareng, unsur keamanan tidak terlihat dalam nobar. Mereka tetap melakukan kontrol di blok hunian. Mereka stand by menjaga keamanan di pos masing-masing. Kami berharap kondisi tetap kondusif sampai akhir," jelasnya.
Menambah Keakraban
Salah satu warga binaan, Tara Allorante mengaku senang dengan inisiatif Rutan Balikpapan.
Menurutnya, nobar menjadi momen untuk melepas kejenuhan sekaligus mempererat keakraban antarsesama warga binaan.
"Teman-teman warga binaan berterima kasih kepada Kepala Rutan dan seluruh pengelola Rutan. Meski berada di ruang terbatas, kami tetap punya akses menikmati laga Piala Dunia. Sepak bola ini olahraga favorit, kan. Fasilitas ini sangat bagus dan menambah keakraban. Suasananya penuh persaudaraan," ujar Tara.
Tara mengaku sedikit kecewa karena Italia, tim yang biasa ia dukung, tidak lolos ke Piala Dunia kali ini.
"Jadinya saya dukung Jerman saja untuk Piala Dunia kali ini," kata dia sambil tersenyum.
Warga binaan lain, Fahmi, juga mengungkapkan rasa gembiranya bisa menyaksikan laga Piala Dunia meski dalam suasana yang berbeda dari biasanya.
"Tentu senang, kawan-kawan juga senang. Biar tidak jenuh. Ini juga meningkatkan keakraban sesama warga binaan. Semoga Pak Kepala Rutan bisa terus menggelar nobar sampai final nanti," harapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang