JAKARTA, KOMPAS.com – Infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang. Salah satu inovasi terbaru yang mulai diperbanyak adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Signature.
Fasilitas pengisian daya ini mengusung konsep menyerupai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), yang memiliki banyak titik pengisian dalam satu lokasi.
Kehadiran SPKLU Signature menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, terutama untuk menjawab kebutuhan pengisian daya yang cepat dan mudah di kawasan perkotaan.
Lihat postingan ini di Instagram
Konsep Mirip SPBU
SPKLU Signature di Scientia Garden, Gading Serpong, menjadi fasilitas pertama di Indonesia yang mengusung konsep split charger dengan liquid cooling system
Fasilitas yang diresmikan pada Februari 2026 ini memiliki kapasitas hingga 400 kW dan dirancang untuk menghadirkan layanan pengisian daya yang cepat, cerdas, efisien, dan andal.
"SPKLU Signature merupakan konsep pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan standar layanan yang lebih premium dari sisi fasilitas, kenyamanan, dan pengalaman pelanggan," ujar Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), kepada Kompas.com (5/7/2026).
Menurut Gregorius, SPKLU Signature bukan sekadar penambahan infrastruktur, melainkan menghadirkan inovasi ultra fast charging yang mampu meningkatkan efisiensi dan keandalan pengisian daya kendaraan listrik.
Fasilitas tersebut dilengkapi 12 konektor DC Ultra Fast Charging dan satu konektor AC Medium Charging, sehingga mampu melayani banyak kendaraan listrik sekaligus dalam satu lokasi, layaknya beberapa dispenser BBM di SPBU konvensional.
"Pengelolaan SPKLU Signature dapat dilakukan oleh PLN maupun mitra sesuai skema kerja sama di masing-masing lokasi," ucap Gregorius.
"Melalui pengembangan SPKLU Signature, PLN terus mendorong hadirnya layanan pengisian daya kendaraan listrik yang aman, nyaman, cepat, dan berkualitas sebagai bagian dari komitmen mempercepat transisi energi dan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional," kata dia.
Dilengkapi Puluhan Konektor
Selain di Gading Serpong, konsep serupa juga diterapkan di Summarecon Mall Bekasi. SPKLU Signature yang diresmikan pada April 2026 itu bahkan memiliki kapasitas listrik mencapai 2,7 MVA, menjadikannya salah satu fasilitas pengisian kendaraan listrik terbesar di Indonesia.
Berlokasi di area Parkir Barat The Downtown Walk, fasilitas ini dilengkapi 10 mesin DC Ultra Fast Charging berkapasitas 240 kW per unit dengan total 20 konektor. Dengan spesifikasi tersebut, hingga 20 kendaraan listrik dapat mengisi daya secara bersamaan.
PLN mengeklaim pengisian baterai dari 20 persen hingga 80 persen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 20 menit, sehingga memberikan pengalaman pengisian yang lebih praktis bagi pengguna kendaraan listrik.
Sejauh ini, PLN belum mengungkap rencana penyebaran jaringan SPKLU Signature. Namun fasilitas ini diperkirakan bakal terus bertambah.
Salah satu lokasi yang tengah dipersiapkan berada di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Berdasarkan pantauan, pembangunan fasilitas masih berlangsung dan belum diresmikan.
Jika mulai beroperasi, maka Cinere akan menjadi SPKLU Signature ketiga di wilayah Jabodetabek, sekaligus memperluas jaringan SPKLU berkonsep SPBU modern yang mampu melayani lebih banyak kendaraan listrik dalam waktu singkat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangUnduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app