Manajemen atau Yaisla?.. Rahasia di balik kepergian Mahrez dari Al-Ahly

Manajemen atau Yaisla?.. Rahasia di balik kepergian Mahrez dari Al-Ahly

Mengapa penyihir Aljazair itu dibuang?

Laporan media Saudi mengungkap alasan utama di balik hengkangnya bintang Aljazair Riyad Mahrez dari barisan Al-Ahli, meskipun ia telah membela tim tersebut selama tiga musim terakhir, sebelum klausul pemutusan kontraknya diaktifkan dengan imbalan sebesar 15 juta dolar AS.

Al-Ahli telah secara resmi mengumumkan kepergian Mahrez, sehingga mengakhiri karier sang pemain bersama "Al-Raqi" setelah tiga musim, di mana ia turut berkontribusi dalam sejumlah prestasi di tingkat domestik dan kontinental.

Menurut laporan program “Mala’ib” di stasiun radio “Al-Arabiya FM”, pelatih asal Jerman Matthias Jaissle bersiap untuk melakukan perubahan drastis dalam gaya permainan tim pada musim baru ini, dengan mengadopsi formasi 3-4-3.

Ia menjelaskan bahwa melalui formasi taktis ini, sang pelatih bertujuan untuk menerapkan tekanan tinggi secara terus-menerus, sekaligus menguasai bola dari lawan, yang membutuhkan pemain dengan kemampuan fisik yang mumpuni agar dapat menjalankan tugas-tugas pertahanan dan serangan sepanjang pertandingan.

Sumber tersebut menyoroti bahwa Riyad Mahrez tidak lagi memenuhi persyaratan fisik yang ditetapkan oleh formasi baru ini, terutama seiring bertambahnya usia, yang mendorong staf teknis untuk menyetujui kepergiannya, sebagai langkah awal untuk merombak tim sesuai dengan visi Yaisle untuk musim depan.

Mahrez bergabung dengan Al-Ahly pada musim panas 2023, dan berkontribusi dalam meraih gelar Liga Champions Asia untuk tim elit dalam dua edisi terakhir, serta menjuarai Piala Super domestik dalam satu kesempatan.