Peristiwa-peristiwa seru yang terjadi dalam El Clásico musim lalu
Komite Disiplin dan Etika hari ini mengeluarkan keputusan baru terkait pengaduan yang diajukan oleh klub Al-Ahli terhadap pejabat klub Al-Nassr, Faisal Al-Sulaihem, sehubungan dengan insiden yang terjadi saat kedua tim bertanding di Liga Roshen Saudi musim lalu.
Insiden tersebut bermula dari pertandingan antara Al-Ahli dan Al-Nasr pada putaran terakhir Liga Roshen, yang berakhir dengan kemenangan “Al-Alami” dengan skor 2-0, dan diwarnai suasana yang memanas di dalam lapangan, setelah terjadi keributan antara sejumlah pemain kedua tim pasca peluit akhir, yang memaksa tim teknis, manajemen, dan beberapa pejabat turun tangan untuk menenangkan situasi.
Menyusul kejadian tersebut, Al-Ahli mengajukan keluhan resmi terhadap Faisal Al-Sulaihem, dengan tuduhan melakukan penyerangan terhadap salah satu pemain timnya selama bentrokan yang terjadi setelah pertandingan, sehingga Komite Disiplin dan Etika mulai meninjau kasus tersebut.
Setelah menelaah seluruh dokumen dan pembelaan yang diajukan, komite memutuskan untuk menerima pengaduan tersebut secara formal, sebelum menolaknya secara substansial, dengan menegaskan bahwa keputusan tersebut dapat diajukan banding sesuai dengan Pasal (144) Peraturan Disiplin dan Etika.
Al-Ahly berhak mengajukan banding atas keputusan tersebut dalam jangka waktu yang ditentukan dalam peraturan, jika ingin melanjutkan proses hukum terkait kasus ini.
Perlu dicatat bahwa Al-Nassr akhirnya dinobatkan sebagai juara Liga Roshen setelah pertarungan sengit dengan Al-Hilal yang berlangsung hingga detik-detik terakhir.