Seorang komika Turki, Deniz Goktas (32), ditangkap setibanya di Bandara Istanbul pada Kamis (2/7). Ia ditangkap terkait materi stand up comedy yang dibawakannya.
Dilansir AFP, penangkapan terhadap Goktas terjadi di tengah meluasnya tindakan pemerintah terhadap pihak-pihak yang dianggap mengkritik pemerintahan konservatif Islam Turki, termasuk nilai-nilai yang dianutnya. Belakangan, musisi, seniman, jurnalis, hingga politikus juga menghadapi proses hukum.
"Deniz Goktas diamankan di Bandara Istanbul pada 2 Juli," kata Kantor Kejaksaan Istanbul dalam sebuah pernyataan.
Penampilan stand-up Goktas yang digelar di Istanbul pada 1 Juni diunggah ke YouTube dalam video berdurasi 90 menit pada 24 Juni. Sejak diunggah, video tersebut telah ditonton hampir 9 juta kali.
Dalam pertunjukan itu, Goktas menyampaikan satire mengenai perkembangan politik di Turki, termasuk menyinggung Presiden Recep Tayyip Erdogan dan rival politiknya yang kini dipenjara, Ekrem Imamoglu. Penangkapan Imamoglu tahun lalu sempat memicu demonstrasi besar-besaran.
Beberapa hari setelah video itu dipublikasikan, kejaksaan membuka penyelidikan dengan alasan pertunjukan tersebut memuat "pernyataan yang bersifat menghina dan merupakan tindak pidana".
Kejaksaan menyebut telah menerima 185 laporan pengaduan terkait pertunjukan Goktas. Kejaksaan kini melakukan penyelidikan terhadap Goktas atas dugaan "menghina nilai-nilai agama di muka umum".
Melalui akun X, Goktas mengatakan, saat penyelidikan dimulai, dirinya sedang berada di luar negeri untuk berlibur. Ia kemudian kembali ke Turki pada Kamis dan langsung ditangkap di bandara.
Media Turki melaporkan, komika kelahiran Ankara itu memulai karier stand up di klub komedi TuzBiber, Istanbul, pada 2019. Sejak itu, ia telah tampil di berbagai panggung di Eropa dan Amerika Serikat.