Dua Laga Penentu Nasib
Pemain muda asal Argentina, Franco Mastantuono, tengah menghadapi momen krusial dalam kariernya bersama Real Madrid, kurang dari setahun sejak bergabung dengan skuad Los Blancos. Ia kini menjadi kandidat kuat untuk hengkang dengan status pinjaman di tengah rencana taktik baru pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, kendati sang pemain bersikeras untuk bertahan di Santiago Bernabeu.
Menurut yang diungkapkan surat kabar Spanyol "AS", situasi Mastantuono yang berusia 18 tahun semakin rumit sejak Mourinho memegang kendali, karena posisinya dalam urutan prioritas menurun di belakang para bintang tim seperti Vinicius Junior, Brahim Diaz, Arda Guler, dan Bernardo Silva, ditambah kemungkinan bergabungnya Yan Diomande dari Leipzig, yang kian mempersempit ruang geraknya.
Dari harapan menjadi kekecewaan
Hanya setahun lalu, Mastantuono menjadi incaran para raksasa Eropa; ia mengakhiri persaingan sengit antara Real Madrid dan Paris Saint-Germain dengan berpihak pada klub Spanyol tersebut, dan memulai perjalanannya secara menjanjikan di sisi kanan sayap di bawah asuhan pelatih Xabi Alonso, sebelum secara bertahap kehilangan tempatnya di susunan pemain inti. Ia pun menemukan dirinya terpinggirkan dari daftar pemain di akhir musim, hal yang menyebabkannya tersingkir dari skuad timnas Argentina untuk Piala Dunia 2026.
Bursa peminjaman bergerak
Seiring jelasnya keinginan Real Madrid untuk meminjamkan pemain yang terikat kontrak hingga Juni 2031 ini, jumlah klub yang berminat merekrut jasanya untuk memberinya lebih banyak waktu bermain pun bertambah. Daftar tersebut dipimpin oleh klub Argentina River Plate, Inter Milan, dan Stade Rennes, ditambah dua tujuan terbaru yaitu Fulham dari Inggris yang dilatih oleh mantan pelatihnya Alvaro Arbeloa, serta klub Italia Fiorentina.
Penampilan mengecewakan dalam ujian terakhir
Yang memperburuk keadaan, Mastantuono tidak memanfaatkan kesempatan yang diberikan kepadanya dalam laga uji coba persiapan melawan Alcorcon, di mana ia tampil pucat dan terlihat tidak nyaman meski timnya menang 1-0. Ia bahkan tidak menunjukkan level yang diharapkan setelah mendapatkan tendangan penalti, hal yang memperdalam keraguan atas kemampuannya untuk bersaing.
Pemain asal Argentina itu masih memiliki dua pertandingan uji coba, yang pertama pada Selasa mendatang melawan Leganes dan yang kedua pada Sabtu mendatang menghadapi Fiorentina, untuk membuktikan kelayakannya di tengah absennya para pesaing. Namun, masa depannya nyaris sudah pasti, dan kecil kemungkinan peluang terakhir ini akan mengubah rencana manajemen Real Madrid terkait peminjaman dirinya.