Kesal Motor Kesayangan Hilang, Warga Brebes Buka Sayembara Rp 5 Juta untuk Pemburu Maling

Kesal Motor Kesayangan Hilang, Warga Brebes Buka Sayembara Rp 5 Juta untuk Pemburu Maling

BREBES, KOMPAS.com – Bambang Kunanto (38), warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menawarkan hadiah Rp 5 juta kepada siapa saja yang dapat membantu menemukan pelaku maupun dua sepeda motor miliknya yang hilang dicuri.

Keputusan membuka sayembara itu diambil setelah Honda Scoopy dan Yamaha RX King miliknya raib dari halaman rumah pada Sabtu (27/6/2026) dini hari. 

Bambang mengaku sangat terpukul karena salah satu motor yang hilang merupakan kendaraan kesayangannya.

"Saya membuka sayembara bagi siapa saja yang bisa menemukan pencuri atau motor saya, saya beri imbalan Rp 5 juta. Salah satu alasannya karena itu motor kesayangan," ujar Bambang, dilansir dari TribunJateng, Rabu (1/7/2026).

Bambang mengatakan, hadiah tersebut bukan hanya untuk menemukan motornya, tetapi juga sebagai bentuk kekesalannya terhadap aksi pencurian yang menimpa keluarganya.

Ia berharap polisi segera mengungkap kasus tersebut karena aksi pencurian kendaraan bermotor dinilai semakin meresahkan masyarakat.

"Selain itu karena juwet (marah sekali) terhadap yang mencuri motor saya," ucap Bambang.

"Pokoknya harus ditangkap pencuri itu karena sudah sangat meresahkan," sambungnya.

Pencurian Baru Disadari Saat Pagi

Peristiwa pencurian baru diketahui ketika mertua Bambang bangun pada pagi hari dan melihat jumlah motor yang terparkir di halaman rumah berkurang.

"Awalnya mertua saya bangun. Setelah itu lihat motor di halaman rumah yang sebelumnya ada lima, tersisa hanya tiga motor. Setelah itu mertua membangunkan saya sekira pukul 06.30," jelas Bambang.

Menyadari dua motornya hilang, Bambang langsung meminta keponakannya memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui apa yang terjadi.

Merujuk rekaman CCTV, pelaku menjalankan aksinya sekitar 03.55 WIB. Saat itu, para pelaku yang berjumlah empat orang terlihat mengendarai dua unit sepeda motor.

Bambang mengaku masih terjaga hingga sekitar pukul 02.00 WIB sebelum motornya dicuri. 

Namun, karena tidak tahan dengan banyaknya nyamuk, ia memilih masuk ke kamar untuk beristirahat.

"Saya begadang hingga pukul 02.00. Setelah saya masuk, berselang satu jam, kejadianlah itu," imbuh Bambang.