JawaPos.com - Imbas kecelakaan di Kabupaten Blora pagi ini, sabtu (1/8), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan
Kecelakaan itu melibatkan KA 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol yang tertemper truk di Kabupaten Blora, sehingga mengalami gangguan operasional.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di JPL 80 KM 50+0/1 jalur hilir petak jalan Doplang–Sulur.
Akibat kejadian itu, perjalanan KA Ambarawa Ekspres sempat terganggu karena lokomotif harus diganti sebelum kereta kembali melanjutkan perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan, setelah kejadian petugas KAI bersama awak kereta langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi sarana.
"Keselamatan merupakan prioritas utama KAI dalam setiap operasional perjalanan kereta api. Saat ini, petugas di lapangan tengah melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk penggantian lokomotif sebagai langkah untuk memastikan perjalanan kereta selanjutnya berlangsung dengan aman," kata Mahendro dalam keterangan resminya, Sabtu (1/8).
Ia menjelaskan, dampak operasional akibat insiden tersebut masih dalam proses penanganan. KAI juga terus berupaya meminimalkan keterlambatan perjalanan kereta api yang terdampak.
"Dampak operasional yang timbul masih dalam proses penanganan dan KAI terus berupaya meminimalkan keterlambatan perjalanan kereta api," tutur Mahendro.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan perjalanan tersebut.
Menurut Mahendro, informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan di lokasi, termasuk dampak terhadap perjalanan kereta api akan disampaikan setelah proses penanganan selesai dan seluruh data telah terverifikasi.
JawaPos.com - Imbas kecelakaan di Kabupaten Blora pagi ini, sabtu (1/8), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan
Kecelakaan itu melibatkan KA 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol yang tertemper truk di Kabupaten Blora, sehingga mengalami gangguan operasional.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di JPL 80 KM 50+0/1 jalur hilir petak jalan Doplang–Sulur.
Akibat kejadian itu, perjalanan KA Ambarawa Ekspres sempat terganggu karena lokomotif harus diganti sebelum kereta kembali melanjutkan perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan, setelah kejadian petugas KAI bersama awak kereta langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi sarana.
"Keselamatan merupakan prioritas utama KAI dalam setiap operasional perjalanan kereta api. Saat ini, petugas di lapangan tengah melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk penggantian lokomotif sebagai langkah untuk memastikan perjalanan kereta selanjutnya berlangsung dengan aman," kata Mahendro dalam keterangan resminya, Sabtu (1/8).
Ia menjelaskan, dampak operasional akibat insiden tersebut masih dalam proses penanganan. KAI juga terus berupaya meminimalkan keterlambatan perjalanan kereta api yang terdampak.
"Dampak operasional yang timbul masih dalam proses penanganan dan KAI terus berupaya meminimalkan keterlambatan perjalanan kereta api," tutur Mahendro.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan perjalanan tersebut.
Menurut Mahendro, informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan di lokasi, termasuk dampak terhadap perjalanan kereta api akan disampaikan setelah proses penanganan selesai dan seluruh data telah terverifikasi.