Israel Tarik Pasukan Brigade Givati dari Lebanon Selatan

Israel Tarik Pasukan Brigade Givati dari Lebanon Selatan

Jakarta, CNN Indonesia --

Israel menarik pasukan militer Brigade Givati dari Lebanon selatan setelah menduduki wilayah itu selama delapan bulan.

Pasukan Israel lainnya masih menduduki sejumlah wilayah di Lebanon selatan dan terus melakukan serangan.

Otoritas Lebanon mengatakan serangan Israel telah menewaskan 4.298 orang sejak Oktober 2023, demikian laporan Anadolu Agency.

Dalam sebuah pernyataan, militer Israel (IDF) mengatakan brigade tersebut mengakhiri misi tempurnya dalam upacara di Kamp Filon di Israel utara yang dihadiri oleh kepala Komando Utara, Mayor Jenderal Rafi Milo.

Tentara mengatakan brigade tersebut awalnya melakukan operasi pertahanan perbatasan sebelum melancarkan serangan darat di Khiam, Bint Jbeil, dan daerah di utara Sungai Litani.

Mereka mengklaim brigade tersebut menghancurkan ratusan situs Hizbullah, menewaskan ratusan kombatan, dan menyita lebih dari 1.000 senjata.

Militer tidak memberikan alasan untuk mengakhiri penempatan tersebut.

Media Israel Haaretz melaporkan bahwa langkah itu merupakan bagian dari penempatan ulang pasukan yang lebih luas dan penarikan sebagian dari desa-desa yang ditentukan. Penarikan itu berdasarkan pengaturan lapangan yang terkait dengan perjanjian dengan Lebanon yang dimediasi AS pekan lalu.

Media Israel lainnya, Yedioth Ahronoth, mengatakan langkah tersebut mencerminkan "tekanan politik dan operasional" serta bertujuan untuk mengkonsolidasikan zona penyangga daripada mengakhiri kehadiran militer Israel di Lebanon selatan.

(bac)