JUARA.NET - Perjuangan tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berakhir kurang baik di babak 16 besar kompetisi Taipei Open 2026, Kamis (30/7/2026).
Setelah berhasil melewati babak kualifikasi dan rintangan di babak pertama. Dhinda tampil menantang unggulan India, Devika Sihag di babak 16 besar.
Bertarung menghadapi Sihag, Dhinda awalnya memimpin dengan meraih dua poin terlebih dahulu.
Tapi keunggulan itu tak bertahan lama, Sihag menyusul perolehan poin Dhinda dan berbalik memimpin.
Wakil Indonesia itu beberapa kali berhasil kembali menyusul dan sempat memimpin, tapi Sihag masih terlalu kuat.
Dhinda pun akhirnya kehilangan gim pertama terlebih dahulu dan laga berlanjut ke gim kedua.
Di gim kedua, Dhinda meraih angka terlebih dahulu, tapi Sihag berhasil menyusul dan kembali memimpin keadaan.
Dhinda sempat menyamakan kedudukan di posisi skor 5-5, tapi kemudian kembali tertinggal di jeda interval dengan skor 9-11.
Setelah permainan dimulai kembali, Dhinda tak kunjung menyusul dan akhirnya tumbang dalam duel dua gim dengan skor akhir 16-21, 15-21.
Hasil ini pun memastikan Dhinda tumbang dan Indonesia kehilangan harapan terakhirnya di sektor tunggal putri.
Pasalnya, selain Dhinda, wakil Indonesia lainnya di sektor tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan juga menuai hasil senada di hari yang sama.
Thalita sebelumnya diketahui tumbang di tangan wakil non unggulan asal India, Tanvi Sharma dalam duel dua gim dengan skor akhri 17-21, 20-22.
Hasil ini pun memastikan Indonesia nihil gelar dari sektor tunggal putri Taipei Open 2026.
Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P