Fitur Baru YouTube Shorts Bikin Makin Mirip TikTok

Fitur Baru YouTube Shorts Bikin Makin Mirip TikTok

KOMPAS.com - Platform berbagi video online milik Google, YouTube, merilis pembaruan (update) untuk layanan video pendek Shorts.

Pembaruan ini membuat Shorts jadi mirip TikTok. Kemiripan tersebut terlihat dari sejumlah fitur yang selama ini sudah lebih dulu hadir di TikTok, mulai dari mode menonton tanpa gangguan, tombol "Like" berbentuk hati, hingga opsi mempercepat pemutaran video.

Selain itu, YouTube juga menghapus tombol Dislike di Shorts. Sebagai gantinya, pengguna diarahkan menggunakan opsi "Not Interested" dan "Don't recommed this channel" untuk mengatur rekomendasi konten.

YouTube mengatakan, pembaruan ini dikembangkan berdasarkan masukan pengguna sejak Shorts diluncurkan lebih dari lima tahun lalu.

Perusahaan menilai, cara pengguna dalam menikmati video pendek terus berubah sehingga pengalaman menggunakan Shorts juga perlu disesuaikan, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Blog YouTube. 

Fitur baru YouTube Shorts

Salah satu pembaruan utama di YouTube Shorts adalah hadirnya mode Clear Screen.

Seperti disinggung sebelumnya, fitur ini memungkinkan pengguna menyembunyikan seluruh ikon, nama akun, hingga keterangan video saat Shorts diputar.

Dengan mode Clear Screen, video dapat ditonton dalam tampilan yang lebih bersih tanpa gangguan elemen antarmuka di Shorts.

Fitur Clear Screen sendiri mirip seperti Clear Mode yang ada di TikTok. Di platform tersebut, pengguna juga dapat menghilangkan seluruh elemen antarmuka sehingga hanya video yang tampil di layar.

YouTube menghadirkan fitur baru bernama Clear Screen di Shorts. Fitur ini memungkinkan pengguna menyembunyikan ikon, tombol, dan teks di layar sehingga video dapat ditonton tanpa gangguan elemen antarmuka.
YouTube menghadirkan fitur baru bernama Clear Screen di Shorts. Fitur ini memungkinkan pengguna menyembunyikan ikon, tombol, dan teks di layar sehingga video dapat ditonton tanpa gangguan elemen antarmuka.

Pembaruan kedua yang dihadirkan yaitu opsi mempercepat Shorts hingga 2x. Fitur ini merupakan salah satu yang disebut paling banyak diminta oleh komunitas Shorts.

Lewat fitur ini, pengguna dapat mempercepat video dengan menekan dan menahan bagian tepi layar, lalu melepaskan jari untuk kembali ke kecepatan normal. Kecepatan 2x juga dapat dikunci melalui menu pemutar video.

Adapun kemampuan mempercepat pemutaran video sendiri juga telah lebih dulu tersedia di TikTok. Fitur ini memungkinkan pengguna menyerap informasi lebih cepat atau menemukan bagian favorit dari sebuah video ddengan lebih mudah.

Selain itu, YouTube menambahkan tombol Mute untuk membisukan audio dengan lebih mudah. Layanan ini turut menghadirkan pengaturan timer Shorts, termasuk opsi mengaturnya ke nilai nol.

YouTube menghapus tombol Dislike di Shorts. Sebagai gantinya, pengguna kini diarahkan menggunakan opsi Not interested dan Don't recommend this channel untuk membantu menyesuaikan rekomendasi konten yang muncul di feed.
YouTube menghapus tombol Dislike di Shorts. Sebagai gantinya, pengguna kini diarahkan menggunakan opsi Not interested dan Don't recommend this channel untuk membantu menyesuaikan rekomendasi konten yang muncul di feed.

Terkait penghapusan tombol Dislike dan diganti dengan opsi "Not interested" dan "Dont recommend this channel", menurut YouTube, kedua opsi itu memberikan kendali yang lebih akurat dalam mengatur rekomendasi konten di feed pengguna. 

Perusahaan menilai tombol Dislike selama ini memilik arti yang terlalu beragam. Misalnya, sebuah video bisa diberi dislike karena kualitas audionya kurang baik, atau hanya karena tidak sesuai dengan selera pengguna.

Kendati begitu, pengguna tetap dapat melaporkan video apabila menonton sebuah video dan merasa konten tersebut melanggar Pedoman Komunitas (Community Guidelines) YouTube.

YouTube berharap pembaruan ini dapat menghadirkan pengalaman menggunakan Shorts yang lebih intuitif dan mengajak pengguna untuk mencoba fitur-fitur baru tersebut serta memberikan masukan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
YouTube menghadirkan fitur baru bernama Clear Screen di Shorts. Fitur ini memungkinkan pengguna menyembunyikan ikon, tombol, dan teks di layar sehingga video dapat ditonton tanpa gangguan elemen antarmuka.
YouTube menghadirkan fitur baru bernama Clear Screen di Shorts. Fitur ini memungkinkan pengguna menyembunyikan ikon, tombol, dan teks di layar sehingga video dapat ditonton tanpa gangguan elemen antarmuka.(Blog Google)

Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat

Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app