Presiden Federasi Sepakbola Jerman Tuntut "Investigasi Menyeluruh"
Asosiasi-asosiasi nasional terus meningkatkan tekanan mereka terhadap presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, meskipun ia telah mundur dari proyek membuka kompetisi-kompetisi FIFA, terutama Piala Dunia, bagi para investor dari sektor swasta.
Menurut jaringan "RMC" asal Prancis, baik Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) maupun Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengeluarkan sikap tegas terhadap Infantino, di mana pihak pertama menganggap bahwa presiden FIFA itu "bertindak dengan cara yang tidak bertanggung jawab", sementara pihak kedua menyerukan "peninjauan yang mendalam dan tegas" terhadap tata kelola FIFA.
Lahir dalam keadaan mati: Infantino menarik proyek kontroversialnya setelah badai kritik
Resmi: Barcelona mengumumkan transfer penyerang gemilang
Presiden Federasi Sepak Bola Jerman, Bernd Neuendorf, mengkritik cara proyek tersebut dikelola, dengan menuntut "penyelidikan menyeluruh" atas bagaimana proyek itu disusun, di samping "perubahan budaya yang mendasar" di dalam badan pengatur sepak bola dunia.
Neuendorf mengatakan kepada kantor berita Prancis: "Gianni Infantino bertindak secara sepihak, tanpa transparansi, dan pada akhirnya dengan cara yang tidak bertanggung jawab terhadap kepentingan sepak bola".
Ia menambahkan: "Bersama UEFA dan konfederasi-konfederasi lainnya, kita harus memastikan bahwa budaya yang jauh berbeda berlaku di dalam FIFA. Budaya di mana keputusan-keputusan dibahas, dan diambil kembali oleh para anggota di dalam badan-badan kepemimpinan".
Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Inggris menegaskan bahwa "sudah tiba saatnya untuk melakukan peninjauan yang mendalam dan tegas terhadap kepemimpinan dan tata kelola FIFA, guna memastikan bahwa sepak bola dunia dikelola dengan cara yang transparan".
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, Philippe Diallo, sebelumnya telah menggambarkan proyek tersebut sebagai "mengkhawatirkan", sementara Prancis berharap dapat menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 2038 atau 2042.
Federasi Sepak Bola Inggris juga menegaskan, melalui akun resminya di platform "X", dukungan penuhnya terhadap sikap "UEFA" dalam menghadapi proyek presiden FIFA tersebut.