5 Fakta Katak Coqui, Menjadi Spesies Invasif yang Signifikan di Hawaii

5 Fakta Katak Coqui, Menjadi Spesies Invasif yang Signifikan di Hawaii

Katak coqui (commons.wikimedia.org/Nick Block)
  • Katak coqui berasal dari Puerto Rico dan kini menjadi spesies invasif di Hawaii akibat terbawa melalui perdagangan tanaman hias sejak akhir 1980-an.
  • Memiliki warna coklat lumpur, ukuran kecil, serta bantalan lengket di ujung jari yang memudahkannya menempel di permukaan lembap tanpa kemampuan berenang.
  • Katak coqui bereproduksi sepanjang tahun dengan telur dijaga jantan, memangsa arthropoda secara penyergapan, dan dikenal lewat suara khas 'co-qui' yang jadi simbol budaya Puerto Rico.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Katak coqui adalah spesies katak endemik Puerto Rico termasuk dalam famili elutherodactylidae. Katak ini dinamai berdasarkan suara keras yang dikeluarkannya. Kata "'co" berfungsi untuk mengusir jantan lain dan "qui" untuk menarik betina.

Bunyi "coqui" adalah sesuatu yang istimewa bagi masyarakat Puerto Rico terutama di malam hari. Oleh karena itu, katak coqui (eleutherodactylus coqui) dianggap sebagai simbol besar Puerto Rico. Mari dalami fakta katak coqui sekarang.

1. Daerah persebaran katak coqui

Katak coqui
Katak coqui (commons.wikimedia.org/Casey H. Richart)

Katak coqui biasanya dapat dijumpai di ketinggian 1.200 m di Puerto Rico. Katak coqui sebagian besar ditemukan di daerah daratan termasuk hutan pegunungan lembap dan hutan kering. Selain itu, katak ini juga dapat beradaptasi di lingkungan manusia seperti rumah, taman dan kebun kopi.

Katak coqui telah diperkenalkan ke Hawaii, Kepulauan Virgin dan Kolombia. Di Hawaii, katak coqui telah menjadi spesies invasif. Kemungkinan besar katak coqui ditemukan pada akhir 1980an di Hawaii yang terbawa sebagai penumpang gelap melalui tanaman pot. Sebab adanya perdagangan tanaman hias.

Berkurangnya spesies asli, kurangnya pesaing antar spesies dan ketersediaan makanan yang melimpah disinyalir karena aksi invasi yang dilakukan oleh katak coqui. Katak coqui sebelumnya di perkenalkan di Louisiana, Florida dan Republik Dominika, namun sudah diberantas, dilansir Animalia bio.

2. Ciri fisik katak coqui

Katak coqui
Katak coqui (commons.wikimedia.org/Thibaud Aronson)

Ciri umum katak coqui meliputi berwarna coklat lumpur dengan bintik-bintik di bagian atas, sisi tubuh coklat kemerahan dan perut abu-abu muda. Sebagai katak pohon, katak coqui memiliki bantalan bulu lengket di ujung jari-jari kakinya membantunya menempel pada permukaan yang lembap atau licin.

Katak coqui tidak memiliki kaki berselaput dan tidak beradaptasi untuk berenang. Katak dewasa berukuran 37 mm dari moncong hingga kloaka. Sedangkan betina dewasa berukuran 52 mm.

3. Sistem reproduksinya katak coqui

Katak coqui
Katak coqui (commons.wikimedia.org/Thibaud Aronson)

Kebanyakan spesies katak pasti bertelur di air. Namun katak coqui berperilaku sebaliknya. Pasangan katak coqui biasanya bereproduksi sepanjang tahun di mana puncaknya terjadi pada musim hujan.

Betina biasanya bertelur antara 16 hingga 40 butir. Masa kehamilan betina hingga 26 hari. Telur anak biasanya dijaga oleh jantan dari serangan siput subulina. Hanya katak coqui yang bertelur di daun pohon palem atau tumbuhan darat lainnya daripada spesies katak lain.

Rentang waktu telur betina menetas adalah 26 hari. Usia kematangan seksual katak coqui adalah 1 tahun baik jantan maupun betina. Untuk rentang hidupnya, katak coqui hingga 6 tahun di alam liar.

4. Makanan pilihan katak coqui

Katak coqui
Katak coqui (commons.wikimedia.org/Forest & Kim Starr)

Untuk pola makan katak coqui tergantung ukuran dan usianya. Katak lebih muda memakan hewan berukuran kecil yakni semut. Katak dewasa memiliki list mangsa beragam seperti laba-laba, ngengat, jangkrik, kecoak, siput dan katak kecil. Baik katak muda dan dewasa makanan utamanya arthropoda.

Cara mereka memangsa menggunakan metode penyergapan yang hemat energi di mana katak akan duduk di dedaunan dan tidak bergerak sama sekali. Mereka menunggu mangsa datang, kemudian menyerangnya. Katak jantan kadang memakan telur dari sarang sendiri untuk mendapatkan nutrisi tambahan.

5. Perilakunya yang memukau

Katak coqui
Katak coqui (commons.wikimedia.org/Forest & Kim Starr)

Dengan suara kerasnya, "co" sebagai tanda lantang untuk memperingatkan jantan lain untuk menjauh dari wilayah jelajahnya. Sementara "qui" untuk memanggil betina bermaksud sebagai panggilan kawin.

Suara katak coqui juga berguna untuk memberikan peringatan kepada katak lain di wilayah jelajah yang sama untuk melindungi wilayah dimiliki bersama-sama dan juga membantu mereka saling menemukan di hutan yang gelap.

Kodok coqui dianggap sebagai simbol identitas Puerto Rico. Kalimat "soy ye aqui como el coqui" artinya "saya berasal dari sini seperti katak coqui" sebagai bukti kuat yang emosional. Suara katak coqui juga menjadi pengingat akan kampung halaman bagi warga Puerto Rico. Dicintai di negeri sendiri, namun menjadi biang masalah di negara lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.