Bongkar Alasan di Balik Alotnya Bawa Klub Raksasa Eropa ke Indonesia

Bongkar Alasan di Balik Alotnya Bawa Klub Raksasa Eropa ke Indonesia

Jakarta, IDN Times - Laga pramusim antara Chelsea dan AC Milan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 8 Agustus 2026 menjadi oase bagi pencinta sepak bola Tanah Air. Sebab, sudah nyaris satu dekade Indonesia absen dikunjungi klub-klub raksasa Eropa untuk menjalani tur pramusim.

Duel ini dipastikan bakal menarik, mengingat kedua tim sama-sama memulai era baru saat menyambangi Jakarta nanti. The Blues ditangani Xabi Alonso, sementara Milan menggaet Ruben Amorim untuk mengisi kursi panas di San Siro, setelah memecat Massimiliano Allegri.

Usut punya usut, Nine Sport selaku promotor ternyata juga nyaris memboyong Manchester United dalam rangkaian tersebut. Komunikasi Nine Sport dengan Setan Merah sempat berjalan positif, bahkan mengarah pada kata sepakat. Namun, rencana yang sudah dikomunikasikan sejak Desember 2025 itu ternyata batal karena suatu hal.

Batalnya Matheus Cunha dan kawan-kawan mampir ke Jakarta memperjelas betapa susahnya mengundang klub raksasa untuk melakoni tur pramusim di Indonesia. CEO Nine Sport, Arif Putra Wicaksono, membongkar berbagai alasan mengapa Indonesia selama ini sering dilewati oleh klub-klub top benua biru.

Mulai dari masalah merchandise bajakan hingga persaingan ketat dengan negara tetangga yang berani membayar mahal agar klub Eropa tidak mampir ke Indonesia. Berikut adalah petikan wawancara eksklusif IDN Times bersama Arif Putra Wicaksono terkait kedatangan Chelsea dan AC Milan ke Jakarta!