Atlético Madrid bersiap mengajukan tawaran terakhir untuk Morten Hjulmand setelah tawaran senilai €35 juta ditolak oleh Sporting CP

Atlético Madrid bersiap mengajukan tawaran terakhir untuk Morten Hjulmand setelah tawaran senilai €35 juta ditolak oleh Sporting CP

Atlético Madrid sedang mempersiapkan tawaran baru yang menentukan untuk kapten Sporting CP, Morten Hjulmand, dalam upaya untuk mendekatkan posisi tawar terkait tuntutan finansial klub tersebut setelah proposal awal senilai €35 juta ditolak dengan cepat; kedua belah pihak berharap dapat menyelesaikan masa depan pemain asal Denmark itu dalam beberapa hari ke depan.

  • Atleti semakin gencar memburu kapten Sporting

    Menurut A Bola, Atlético siap kembali ke meja perundingan untuk Hjulmand, dengan menyiapkan tawaran baru yang diperkirakan akan sejalan dengan penilaian Sporting CP terhadap gelandang tersebut. Setelah tawaran awal sebesar €35 juta (€30 juta tetap ditambah €5 juta dalam bentuk bonus tambahan) ditolak oleh klub Portugal tersebut, raksasa Spanyol ini kini bersedia menaikkan tawaran untuk mendatangkan target prioritas Diego Simeone.

    Presiden Sporting, Frederico Varandas, tetap teguh pada pendiriannya sepanjang proses negosiasi. Klub tersebut telah menetapkan €40 juta sebagai dasar tetap yang wajib dipenuhi dalam setiap kesepakatan, sekaligus bersikeras pada struktur yang mencakup bonus berbasis performa guna memaksimalkan keuntungan finansial total di musim-musim mendatang. Dengan Atleti kini siap memenuhi syarat dasar tersebut, terobosan dianggap akan segera tercapai.

  • SSC Napoli v Sporting Clube de Portugal - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD2
    Getty Images Sport

    Menyelesaikan kesepakatan sebelum pramusim

    Semua pihak yang terlibat – Sporting, Atlético, dan Hjulmand – sedang berupaya agar masalah ini segera terselesaikan. Tujuannya adalah menyelesaikan transfer ini pada minggu depan, memastikan masa depan pemain berusia 26 tahun itu sudah pasti sebelum skuad asuhan Rui Borges berangkat ke kamp latihan pramusim di Algarve pada 11 Juli. Rasa urgensi ini juga dirasakan di Madrid, di mana Simeone sangat ingin memasukkan pemain asal Denmark itu ke dalam skema taktisnya sesegera mungkin.

    Pemain internasional Denmark ini telah menjadi salah satu figur paling menonjol di bursa transfer saat ini berkat penampilannya yang mengesankan di Alvalade. Sejak kedatangannya dari Lecce, Hjulmand dengan cepat berkembang menjadi jantung tim, meraih ban kapten, dan mendapat pujian atas kecerdasan taktisnya, kemampuan merebut bola, serta kepemimpinannya. Kepergiannya menandai berakhirnya siklus yang sangat sukses di Lisbon.

  • Selamat tinggal, Lisbon

    Hjulmand telah mengucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekan setimnya dan staf pelatih. Setelah tiga tahun bersama Sporting, kapten berusia 26 tahun ini merasa masa baktinya di Estadio Jose Alvalade telah mencapai akhir yang wajar. Pemain timnas Denmark tersebut sebenarnya sudah berkeinginan pindah sejak tahun lalu, namun klub saat itu menghalangi kepindahannya.

    Ketika Manchester United pertama kali menunjukkan minat pada tahun 2025, Sporting bersikukuh untuk mempertahankan pemimpin mereka. Namun, penolakan tersebut disertai dengan syarat penting: sebuah janji telah diberikan kepada Hjulmand bahwa ia akan diizinkan hengkang pada musim panas ini dengan “harga yang menguntungkan”. Dengan kesepakatan tersebut kini berlaku, mantan pemain Lecce ini siap menguji kemampuannya di level yang lebih tinggi.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

  • Ruben Amorim
    Getty Images

    Atlético mengalahkan Milan

    Hjulmand sempat santer dikaitkan dengan kepindahan ke AC Milan, terutama setelah Ruben Amorim ditunjuk sebagai manajer. Namun, Atlético kini muncul sebagai favorit utama untuk mendapatkan tanda tangan gelandang bertahan tersebut.

    Selama 141 penampilannya bersama Lisbon di semua kompetisi, Hjulmand mencetak 10 gol dan memberikan 12 assist. Masa baktinya yang sangat sukses di Portugal membuatnya berhasil mengangkat tiga trofi besar, termasuk dua gelar Primeira Liga dan Piala Portugal.