Arbeloa Ingin Bawa Thiago Pitarch ke Fulham, Real Madrid Terancam Krisis Lini Tengah?

Arbeloa Ingin Bawa Thiago Pitarch ke Fulham, Real Madrid Terancam Krisis Lini Tengah?

KOMPAS.com - Pelatih anyar Fulham, Alvaro Arbeloa, dilaporkan tengah mengincar gelandang muda Real Madrid, Thiago Pitarch, pada bursa transfer musim panas ini.

Langkah awal Alvaro Arbeloa dalam membangun kekuatan Fulham memang banyak mengarah kembali ke klub lamanya di Bernabeu.

Sebelum rumor ketertarikan ini mencuat, Alvaro Arbeloa dikabarkan tinggal selangkah lagi bereuni dengan dua mantan anak asuhnya, Gonzalo Garcia dan Cesar Palacios, lewat kesepakatan transfer bernilai total sekitar 50 juta euro atau sekitar Rp 1 triliun.

Kini, nama Pitarch berpotensi besar menjadi talenta jebolan Castilla ketiga yang merapat ke Fulham.

Melansir dari Marca, proses komunikasi awal antara pihak Fulham dan agen sang pemain telah berlangsung.

Di mana Thiago Pitarch disebut senang dengan peluang bermain di Liga Inggris bersama mantan pelatih serta rekan setimnya.

Pitarch, yang sempat menjadi pilihan reguler di skuad utama Los Blancos saat Arbeloa menggantikan posisi Xabi Alonso, dilaporkan sangat bersedia untuk meninggalkan ibu kota Spanyol demi melanjutkan karier di Premier League.

Faktor Cedera Jadi Penghambat

Kendati sang pemain memiliki ketertarikan tinggi, proses kepindahannya diprediksi tidak akan berjalan semulus transfer Gonzalo maupun Palacios akibat masalah kebugaran.

Gelandang berusia 18 tahun tersebut diketahui tengah membekap cedera lutut yang dialaminya saat sesi latihan, sehingga ia diperkirakan harus menepi dari lapangan hijau setidaknya selama enam pekan ke depan.

Kondisi tersebut membuat manajemen klub asal London itu bersikap "lebih hati-hati" dalam mengambil keputusan.

Terlebih, mereka juga memiliki opsi gelandang lain dalam daftar incaran, salah satunya adalah Shea Charles dari Southampton.

Meskipun jam terbang Charles di kasta tertinggi sepak bola Inggris masih terbatas, ia dinilai sudah terbiasa dengan iklim sepak bola di sana, berbeda dengan Pitarch yang membutuhkan waktu adaptasi lebih lama di lingkungan dan liga baru.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, melakukan protes kepada ofisial keempat pada laga Liga Spanyol antara Real Betis dan Real Madrid CF di stadion La Cartuja di Sevilla pada 24 April 2026.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, melakukan protes kepada ofisial keempat pada laga Liga Spanyol antara Real Betis dan Real Madrid CF di stadion La Cartuja di Sevilla pada 24 April 2026.

Efek cedera serius tersebut pada akhirnya cukup membuat pihak klub peminat sedikit ragu.

Kedekatan dengan Arbeloa dan Ancaman Krisis Lini Tengah Madrid

Keunggulan utama Pitarch tentu terletak pada hubungan eratnya dengan Arbeloa.