Ambulans Membawa Jenazah Dilempar Batu di Padang Panjang, Polisi Buru Pelaku

Ambulans Membawa Jenazah Dilempar Batu di Padang Panjang, Polisi Buru Pelaku

PADANG, KOMPAS.com - Video yang memperlihatkan aksi pelemparan batu terhadap sebuah mobil ambulans di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, viral di media sosial. Akibat insiden tersebut, kaca bagian depan ambulans mengalami retak cukup parah.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/8/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, di dekat kawasan RSUD Padang Panjang.

Saat kejadian, ambulans yang berangkat dari Kabupaten Dharmasraya tersebut sedang membawa jenazah menuju RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi.

Kejadian bermula ketika dua orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi untuk mendahului ambulans. Tanpa alasan yang jelas, salah seorang pelaku melemparkan batu sebesar kepalan tangan ke arah kaca depan mobil.

Sopir ambulans sempat berupaya mengejar kedua pelaku, namun gagal lantaran pelaku langsung melarikan diri. Tak terima atas pengrusakan kendaraan operasional tersebut, sopir ambulans langsung melaporkan insiden ini ke Polres Padang Panjang.

Polisi Buru Pelaku Pelemparan

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Panjang kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memburu kedua pelaku.

Kasi Humas Polres Padang Panjang, Iptu Junaidi, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan resmi terkait dugaan pengrusakan tersebut.

“Laporan telah diterima, saat ini kami tengah memburu pelaku,” ujar Junaidi saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (5/8/2026).

Junaidi menjelaskan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk sopir ambulans yang menjadi korban, serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi kendaraan dan ciri-ciri pelaku.

“Kami masih berupaya mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap identitas pelaku,” katanya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang