Alasan Joan Mir Pindah ke Gresini Racing di MotoGP 2027

Alasan Joan Mir Pindah ke Gresini Racing di MotoGP 2027

1. Joan Mir memutuskan pindah ke Gresini Racing saat kurangnya komunikasi dari Honda menyongsong era baru MotoGP

2. Joan Mir menilai Gresini Racing menjadi tim yang tepat untuk kembali meningkatkan pencapaiannya di MotoGP

Joan Mir sangat antusias atas keputusannya bergabung dengan Gresini Racing pada 2027. Ia menilai tim yang dipimpin Nadia Padovani itu merupakan tempat yang tepat untuk meningkatkan pencapaian di MotoGP. Mir tak menampik dirinya terinspirasi dari langkah Marc Marquez dan Alex Marquez yang memilih pergi dari Honda untuk menjadi pembalap Gresini Racing.

"Setelah 4 tahun yang sulit di tempat diriku berada, aku sangat ingin meraih sesuatu yang lebih. Aku pikir Gresini adalah opsi yang tepat untukku. Semua pembalap yang mereka miliki menorehkan kesuksesan. Jadi, ini adalah hal yang memberiku kepercayaan diri," kata Joan Mir dilansir Motorsport.

Setelah memutuskan berpisah dari Aprilia pada 2022, Gresini Racing menjelma menjadi salah satu tim satelit yang diperhitungkan di MotoGP. Pada 2025, mereka berhasil menjadi tim satelit terbaik setelah menduduki peringkat kedua di klasemen akhir lewat perolehan 681 poin. Alex Marquez mampu mengamankan peringkat kedua di klasemen pembalap usai mengumpulkan 467 poin.

Suasana internal tim Gresini Racing yang bernuansa kekeluargaan juga kerap mendapat pujian. Ini membuka peluang bagi pembalap menata performa mereka di lingkungan yang lebih bersahabat. Sejumlah pembalap telah merasakannya, seperti Marc Marquez, Alex Marquez, Enea Bastianini, Fabio di Giannantonio, dan Fermin Aldeguer. Mereka telah mencetak kemenangan saat bersama Gresini Racing.

Rekam jejak itulah yang mendorong Mir memilih Gresini Racing. Juara MotoGP 2020 itu ingin mengakhiri rentetan hasil pahit yang terjadi selama 4 musim membela Honda. Bahkan, Mir sempat mempertimbangkan untuk pensiun dini akibat sulit tampil kompetitif di atas motor RC213V.

Namun, Mir kembali naik podium pada 2025 berkat peningkatan performa RC213V. Meski begitu, peningkatan yang terjadi tidak serta-merta membuat Mir mendulang poin secara konsisten. Ia lebih sering terjatuh sehingga belum berhasil menjadi pencetak poin terbanyak untuk Honda.