- Beberapa aktor Korea seperti Song Kang, Uhm Ki Joon, Lee Joon, dan Park In Hwan pernah mempelajari balet untuk mendalami peran atau karena ketertarikan pribadi terhadap seni tari tersebut.
- Song Kang dan Park In Hwan belajar balet demi drama Navillera (2021), menghadapi tantangan fisik namun menemukan makna mendalam tentang ekspresi diri dan keberanian mencoba hal baru.
- Uhm Ki Joon serta Lee Joon menunjukkan bahwa pengalaman menari, termasuk balet, membantu mereka lebih lentur dan detail dalam akting, memperkuat kemampuan ekspresif di layar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak aktor Korea yang menyadari daya tarik balet setelah mempelajarinya. Alasan mereka dalam mempelajarinya pun beragam, mulai dari tuntutan akting hingga ketertarikan pribadi. Bagi mereka, proses mempelajarinya mengesankan.
Nah, berikut deretan aktor Korea yang pernah mempelajari balet. Mereka mencoba menikmati prosesnya, hingga berhasil mencapai hasil dengan kemampuan sesuai ekspektasi. Penasaran seperti apa pengalaman unik mereka itu? Yuk, simak!
1. Song Kang
Dalam konferensi pers drama Navillera (2021), Song Kang mengaku belajar balet selama lima sampai enam bulan sebelum syuting dimulai. Ia sempat menikai, gerakan balet sangat teknis dan sulit, sehingga ia merasa tak mungkin jadi selevel balerina profesional dalam waktu sesingkat itu. Makanya, ia mengubah fokusnya.
Alih-alih berusaha tampak seperti balerina profesional, Song Kang memusatkan perhatian pada gerakan tubuh yang tampak indah dan anggun. Ia juga menampilkan ekspresi wajah yang emosional, karena akting juga sangat penting dalam drama. Selama belajar balet pun, ia merasa menikmati prosesnya.
Song Kang baru pertama kali belajar menari, sehingga dia senang dengan perubahan tubuhnya yang jadi lebih terlatih. Meskipun begitu, ia tetap merasa tertekan karena baru pertama kali belajar balet. Ia khawatir tak bisa membawakan perannya dengan baik. Namun, setelah semuanya selesai, ia merasa hasilnya memuaskan dan menilai dirinya berhasil melakukan pekerjaannya dengan baik.
2. Uhm Ki Joon
Melalui konferensi pers Innocent Defendant (2017), terungkap bahwa chemistry para pemerannya sangat bagus. Padahal, drama itu tergolong cukup kelam. Ji Sung bahkan sudah memahami kelebihan Uhm Ki Joon. Ia mengatakan, “Uhm Ki Joon pernah berlatih balet sebelumnya, jadi dia sangat lentur dan memperhatikan detail kecil di setiap adegan.”
3. Lee Joon
Dalam wawancara dengan Herald POP pada 2016, Lee Joon mengungkap alasannya lebih memilih fokus di bidang akting ketimbang jadi penyanyi. Ia mengakui, keahlian pertama yang dimilikinya adalah menari. Ia pernah menarikan tari Korea, balet, dan bahkan berakhir jago menyanyi.
Hanya saja, dari semua bidang berbeda, akting adalah yang paling menarik bagi Lee Joon. Ia merasa akan sangat menikmati akting. Walaupun begitu, ia tak memungkiri, dirinya selalu bekerja keras. Baik saat masih sibuk jadi idol hingga beralih lebih fokus jadi aktor, ia merasa dirinya tak pernah berhenti bekerja keras.
4. Park In Hwan
Lewat konferensi pers Navillera (2021), Park In Hwan mengaku sempat ragu menerima tawaran memerabkan tokoh Shin Duk Chool untuk drama itu. Sebab, ia tahu dirinya harus berlatih balet untuk memerankannya. Baginya, tanggung jawab itu akan jadi beban yang besar. Namun, ia memutuskan mencobanya.
Park In Hwan setuju membintangi drama itu demi memberi orang-orang yang seusia dengannya keberanian untuk mengejar impian. Dalam prosesnya, ia pun menyadari, balet adalah cara ekspresi yang anggun dan fleksibel. Namun, tubuhnya sempat kaku sehingga ia sulit melakukannya.
Walaupun demikian, Park In Hwan juga menyadari, drama itu bukan berfokus tentang cara tokoh Duk Chool untuk menjadi penari balet profesional. Sebaliknya, dramanya lebih mengajarkan tentang makna menerima tantangan baru. Ia pun sudah terbiasa mengenakan pakaian balet, meskipun pada awalnya merasa malu.
Aktor Korea di atas tak sungkan mempelajari hal baru yang menarik minatnya maupun memenuhi tuntutan dalam proyek akting tertentu. Mereka juga cukup bersabar dalam berlatih. Dengan begitu, tubuh mereka jadi lebih lentur, bisa fokus pada detail, dan terbiasa menari.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.