Banyak pengendara lebih waspada terhadap lubang besar, jalan bergelombang, atau genangan air dibandingkan kerikil halus yang berserakan di atas aspal. Padahal, butiran kerikil kecil juga dapat menjadi penyebab kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang mengandalkan keseimbangan saat berkendara.
Kerikil halus sering muncul setelah proses perbaikan jalan, akibat material proyek yang tercecer, atau terbawa aliran air hujan ke permukaan aspal. Karena ukurannya kecil, keberadaannya sering tidak disadari hingga kendaraan mulai kehilangan traksi. Oleh sebab itu, memahami bahaya kerikil halus menjadi hal penting untuk meningkatkan keselamatan di jalan.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.