Jakarta, IDN Times – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim kekuatan militer Iran telah lumpuh setelah serangan udara yang dilakukan AS bersama Israel. Dalam wawancara dengan Fox News pada Senin (13/7/2026), Trump juga mengatakan Teheran kehilangan para komandan utamanya dan menyebut Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, sudah “90 persen hilang”.
“Mereka tak memiliki angkatan laut, mereka tak memiliki angkatan udara, semuanya hilang. Sistem pertahanan udara mereka hilang, para pemimpin mereka semua telah terbunuh, para pemimpin terbaik mereka telah terbunuh,” kata Trump, dikutip NDTV, Selasa (14/7/2026).
Media juga menyoroti bahwa Trump sempat keliru menyebut nama Ali Khamenei sebagai “Khomeini”, yaitu pemimpin Revolusi Iran yang wafat pada 1989, sebelum kemudian merujuk kepada Mojtaba Khamenei sebagai penerus kepemimpinan Iran.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.