JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus dugaan penculikan atlet golf perempuan Jesslyn Wijaya yang bermula dari sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, terus memunculkan temuan-temuan baru.
Meski laporan polisi sempat diajukan pencabutannya oleh pelapor, Polres Metro Jakarta Pusat memastikan penyelidikan tetap berjalan karena perkara tersebut merupakan delik biasa dan polisi masih perlu memastikan fakta yang sebenarnya terjadi.
Berikut sejumlah temuan terbaru dalam kasus yang kini menjadi perhatian publik tersebut.
1. Polisi Benarkan Ada Penjemputan Paksa
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Hery Saputra mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara menguatkan adanya peristiwa penjemputan paksa terhadap Jesslyn dari Restoran Saung Kita pada Senin (13/7/2026).
Menurut Roby, penyidik mendapatkan keterangan bahwa korban dibawa oleh empat hingga lima orang menuju sebuah mobil.
"Memang benar ada kejadian sesuai dengan yang dilaporkan, yaitu peristiwa membawa korban atas nama J oleh empat atau lima orang ke mobil secara paksa," kata Roby.
Meski demikian, polisi menegaskan masih mendalami apakah peristiwa tersebut merupakan tindak pidana atau bukan.
2. Jesslyn Diketahui Sudah Berada di Malaysia
Salah satu perkembangan paling signifikan dalam penyelidikan adalah temuan bahwa Jesslyn telah meninggalkan Indonesia sehari setelah peristiwa tersebut terjadi.
Berdasarkan data manifes perjalanan yang diperoleh penyidik, Jesslyn tercatat berangkat dari Semarang menuju Kuala Lumpur, Malaysia, pada 14 Juli 2026.
Roby menyebut Jesslyn tidak bepergian seorang diri.
"Berdasarkan informasi tersebut, J diketahui melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga dengan J," ujar Roby.
Informasi keberadaan Jesslyn di Malaysia juga dibenarkan oleh kuasa hukum calon suaminya, Andi Darti.
3. Polisi Belum Menemukan Motif