KOMPAS.com - Persaingan Arsenal dan Chelsea dalam perburuan Morgan Rogers akhirnya dimenangkan The Blues.
Gelandang Timnas Inggris berusia 23 tahun itu resmi bergabung dengan Chelsea setelah klub asal London Barat tersebut memenuhi nilai transfer yang diminta Aston Villa.
Sebelumnya, Arsenal lebih dulu dikaitkan dengan Rogers. Manajemen The Gunners bahkan telah memantau sang pemain sebelum bursa transfer musim panas 2026 dibuka.
Namun, negosiasi tidak berlanjut karena Arsenal enggan memenuhi harga yang dipatok Aston Villa, yakni lebih dari 100 juta poundsterling.
Chelsea kemudian bergerak cepat dan menyelesaikan transfer Rogers dengan nilai mencapai 117 juta poundsterling. Kepindahan itu pun mendapat perhatian legenda Chelsea, John Terry.
John Terry Sindir Arsenal
Terry menilai keputusan Morgan Rogers bergabung dengan Chelsea tidak terlepas dari reputasi klub di kompetisi Eropa.
Menurut mantan kapten Chelsea itu, The Blues memiliki sejarah lebih baik di Liga Champions dibanding Arsenal.
Ia juga mengaku tidak mempermasalahkan besarnya biaya transfer Rogers karena menganggap pemain tersebut memilih klub dengan peluang besar meraih prestasi.
"Nilai transfernya memang melambung, tetapi itu bukan masalah bagi saya," ucap Terry.
Ia kemudian melanjutkan alasannya mengapa Rogers memilih Chelsea.
"Dia jelas bergabung dengan klub yang memiliki potensi besar untuk memenangkan Liga Champions."
"Chelsea juga memiliki sejarah memenanginya, dan oleh karena itu, dia memilih kami," tambah Terry.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sindiran kepada Arsenal, klub yang hingga kini belum pernah meraih gelar Liga Champions.
Arsenal Gagal Datangkan Morgan Rogers
Arsenal sebenarnya menjadikan Rogers sebagai salah satu target utama untuk memperkuat lini serang.
Kehadiran pemain tersebut diproyeksikan menambah pilihan di sektor ofensif menjelang musim baru.