Presiden Prabowo Subianto dalam puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Dok. Tangkapan Layar
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengaku takjub dengan ilmu yang dimiliki Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Prabowo mengatakan PKB selalu menjadi partai pertama yang mengundang Presiden untuk menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah).
"Saya terus terang saja, saya enggak ngerti ilmunya PKB ini. PKB ini memang boleh juga. Dalam satu tahun, kenapa PKB harlahnya selalu yang pertama undang Presiden? Maaf ya Golkar. Golkar ulang tahunnya akhir tahun, Oktober," ujar Prabowo saat menghadiri puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026.
Prabowo berkelakar partai politik lain perlu belajar dari PKB. Dia juga menyinggung karisma pendiri PKB, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Partai-partai lain perlu belajar dari PKB. Ini ada kelebihannya. Mungkin Gus Dur lagi lihat dari atas," ucap Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto dalam puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis, 23 Juli 2026. Dok. Tangkapan Layar
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku terharu melihat kader PKB kompak mengenakan kaus bertuliskan Prabowonomics, istilah yang merujuk pada konsep ekonomi yang kerap digaungkan Prabowo.
Menurut Prabowo, kader Partai Gerindra pun tidak pernah mengenakan kaus serupa karena dirinya tidak mengizinkan.
"Bahkan Gerindra saja enggak pakai kaus seperti kalian. Gimana itu Dasco (Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad)? Gerindra saja enggak pakai karena mereka tahu saya enggak izinkan. Kalau kalian minta izin pun tidak mungkin saya izinkan," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan konsep ekonomi yang diperjuangkan bukan milik pribadi, melainkan berlandaskan nilai-nilai Pancasila, konstitusi, dan berpihak kepada rakyat.
"Ini bukan karena saya mau sok merendah. Memang saya enggak pantas. Ini adalah ekonomi Pancasila, ekonomi konstitusi, ekonomi rakyat," tegas Prabowo.