Sejumlah Murid Peserta MPLS Serentak di Kalteng Pingsan, Gubernur Janji Bakal Evaluasi

Sejumlah Murid Peserta MPLS Serentak di Kalteng Pingsan, Gubernur Janji Bakal Evaluasi

PALANGKA RAYA, KOMPAS.com - Sejumlah murid peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMA, SMK, dan SKH pingsan.

MPLS serentak itu digelar di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 14.00. Cuaca saat itu sedang panas terik.

Para siswa ada yang terlihat menepi dan berpindah dari barisan ke tempat yang lebih rindang untuk berteduh.

Bahkan ada juga harus dijemput oleh ambulans untuk diantar ke rumah sakit.

Menanggapi hal itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengaku bakal mengevaluasi.

Menurut Agustiar, banyaknya siswa-siswi yang pingsan itu merupakan hal yang wajar terjadi karena ramainya kerumunan.

Namun ia memastikan semua tetap diperhatikan.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk menjenguk korban yang dirujuk ke rumah sakit.

“Ya wajarlah, sekian banyak orang, dari mewakili 32.000 orang yang hadir 45.000 orang begini wajar, ya kan,” ujarnya saat diwawancarai awak media usai MPLS.

Gubernur Agustiar memastikan bahwa Pemprov Kalteng akan hadir kapan pun masyarakat membutuhkan, termasuk adanya siswa yang sakit di tengah pelaksanaan MPLS serentak.

“Tentu diperhatikan semua. Pasti kami hadir untuk itu. Tentunya hadir kami ya,” ujar Agustiar.

Bantah Acara Molor

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo menjelaskan, pelaksanaan MPLS diserentakkan karena Gubernur ingin menyapa secara langsung dan mengetahui kondisi nyata dari para siswa baru, bukan sekadar menerima laporan tertulis.

“Karena Pak Gubernur ingin tahu kondisi sesungguhnya, Pak Gubernur itu percayanya ketika lihat langsung baru beliau percaya. Oh ternyata anak-anak kita yang ini banyak yang semangat,” tuturnya.

Reza Prabowo juga membantah adanya anggapan bahwa acara molor atau terlambat.

Menurutnya panitia dan peserta telah terjadwal secara tepat waktu untuk melakukan persiapan dan latihan baris-berbaris terlebih dahulu.

“Bukan. Tidak molor. Kita dari awal kita on-time. Kita buat jadwal hari ini pukul 14.00 adik-adik itu semuanya datang ke sini, kita latihan baris-berbaris panas-panasan, enggak ada molor. On-time semuanya,” ujar Reza.

Terkait peserta yang pingsan, ia menyebutkan masih mengumpulkan informasi dan sudah melakukan video call dengan siswa yang bersangkutan.

“Sampai sekarang saya masih belum dapat informasi, tapi tadi saya sudah melakukan video call dengan adik-adik yang pingsan. Nanti insyaallah setelah pelaksanaan kegiatan ini kita ada berikan ini ke kunjungi ke sana begitu,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang