Pantau - Prananda Surya Paloh kembali terpilih sebagai Ketua Umum Garda Pemuda (GP) NasDem untuk periode 2026-2031 melalui keputusan Kongres II GP NasDem yang digelar di Jakarta dan mendapat dukungan dari seluruh kader organisasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Prananda menyatakan bahwa prioritas awal setelah kembali dipercaya memimpin GP NasDem adalah menyusun kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta memastikan delapan program prioritas hasil kongres segera dijalankan dari tingkat pusat hingga daerah.
Ia mengungkapkan, "Prioritas pertama adalah menyusun kepengurusan DPP. Kemudian memastikan delapan program prioritas hasil kongres dapat segera diimplementasikan dari pusat hingga ke daerah."
Kongres Hasilkan Delapan Resolusi Strategis
Kongres II GP NasDem yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (22/7) tidak hanya menetapkan kepemimpinan organisasi, tetapi juga menghasilkan delapan resolusi strategis sebagai arah gerak GP NasDem selama lima tahun ke depan.
Delapan resolusi tersebut meliputi penguatan kualitas sumber daya manusia, demokrasi, ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan dan energi, pendidikan, kepastian hukum, diplomasi kepemudaan, serta pembangunan olahraga.
Surya Paloh Tekankan Peran Generasi Muda
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menilai tantangan terbesar bangsa saat ini bukan sekadar menghadapi perubahan zaman, melainkan mempersiapkan generasi yang mampu menjawab perubahan tersebut.
Ia mengatakan, "Bangsa ini tidak boleh berharap kepada orang-orang seperti saya lagi dalam kurun usia yang sudah cukup lanjut, tetapi kepada orang-orang muda."
Surya juga mengingatkan para pemuda agar mengoptimalkan kemampuan, karakter, semangat, dan keuletan dalam menghadapi dinamika politik di masa mendatang.
Menurutnya, Garda Pemuda NasDem harus menjadi garda terdepan dalam menjaga semangat perjuangan Partai NasDem sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan yang datang dari luar maupun dari dalam organisasi.
Ia mengungkapkan, "Kita akan menghadapi gelombang pasang surut, cobaan bisa datang dari luar maupun dari dalam, tetapi saya percaya, masa depan Indonesia sangat bergantung pada kemampuan orang-orang muda untuk merebut masa depan itu sendiri."