Kedua pelatih itu memimpin Argentina dan Spanyol di final Piala Dunia
Pertandingan final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko antara tim nasional Spanyol dan Argentina bukanlah pertemuan pertama antara kedua pelatihnya, Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni.
Timnas Spanyol akan berhadapan dengan timnas Argentina, lusa Minggu, di Stadion MetLife di New Jersey, dalam pertandingan final Piala Dunia.
48 jam sebelum pertandingan, stasiun radio Prancis “Radio Monte Carlo” mengungkap detail pertemuan antara Scaloni dan de la Fuente, yang terjadi sembilan tahun sebelum final Piala Dunia tersebut, saat keduanya belum mencapai posisi seperti sekarang.
Pertemuan tersebut terjadi dalam program pelatihan yang diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) pada tahun 2017, sembilan tahun yang lalu, di mana De la Fuente menjadi pembicara, selain menjabat sebagai direktur teknis timnas Spanyol U-18, sementara Scaloni merupakan salah satu muridnya.
Pada saat itu, Scaloni baru saja memulai karier kepelatihannya, setelah memulai sebagai asisten pelatih di klub Sevilla pada musim 2016–2017, sebelum pindah untuk menduduki posisi yang sama di tim nasional Argentina.
Pelatih kepala tim nasional Argentina saat ini memperoleh lisensi tersebut dari Federasi Sepak Bola Spanyol pada masa itu, terutama karena ia telah menetap di Spanyol, setelah menghabiskan sebagian besar karier sepak bolanya di sana.
Kedua pelatih tersebut baru-baru ini mengenang pertemuan tersebut, di mana Scaloni mengatakan setelah kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal: “Selain fakta bahwa dia (De la Fuente) adalah guru saya selama kursus pelatihan, saya memiliki hubungan khusus dengannya.”
Sementara itu, De la Fuente mengatakan: “Lionel (Scaloni) adalah murid yang sangat rajin, memiliki motivasi yang besar dan minat yang tinggi. Dia memiliki semangat seseorang yang sangat ingin berkembang dan maju. Menjadi gurunya merupakan kehormatan besar bagi saya.”
Perlu diingat bahwa Scaloni memimpin timnas Argentina meraih gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar, sementara De la Fuente bermimpi meraih gelar Piala Dunia pertamanya, setelah ia memimpin “La Albiceleste” meraih gelar juara Kejuaraan Eropa “Euro 2024”.