KOMPAS.com - Kekalahan Timnas Inggris usai ditumbangkan oleh Timnas Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 menuai sorotan tajam.
Tensi panas yang terjadi dalam duel Inggris vs Argentina tersebut memicu kemarahan para legenda Serie A di layar televisi Italia, yang mengkritik keras kinerja sang wasit.
Pertandingan krusial Inggris vs Argentina ini diselenggarakan di Stadion Atalanta, Georgia, Amerika Serikat, pada Rabu (15/7/2026) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.
Laga yang dipimpin oleh wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, tersebut tuntas dengan skor 1-2 untuk kemenangan skuad La Albiceleste.
Dalam laga tersebut, Inggris sebenarnya sempat unggul lebih dulu berkat gol Anthony Gordon pada menit ke-55.
Namun, Argentina sanggup membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan melalui gol dari Enzo Fernandez (85') serta Lautaro Martinez (90+2').
Kekecewaan Marco Tardelli
Menurut laporan dari Corriere dello Sport, situasi babak pertama yang penuh ketegangan membuat seisi studio Rai 1 terkejut.
Legenda Juventus, Marco Tardelli, turut menyoroti kerasnya jalannya laga tersebut.
“Pertandingan yang baru dimulai dan Paredes sudah melakukan pelanggaran berat tanpa alasan,” kata Tardelli dikutip dari Football Italia, Kamis (16/7/2026).
“Memalukan. Lalu Inggris juga, ya… Bukan sepak bola. Hanya pelanggaran!” tambah pemenang Piala Dunia 1982 itu.
Kritik pedas Tardelli juga tertuju secara spesifik pada keputusan menugaskan ofisial pertandingan tersebut.
“Wasit itu tidak berbuat apa-apa. Sungguh luar biasa, saya ingin tahu siapa yang menempatkannya di sana.”
“Apa hubungannya wasit Amerika dengan pertandingan ini? Dia tidak kompeten,” tegasnya.
Reaksi Keras Paulo Roberto Falcao
Kekecewaan serupa juga diluapkan oleh legenda AS Roma, Paulo Roberto Falcao.
Sosok yang akrab dengan kompetisi Italia itu menyoroti adanya insiden fisik serius yang justru luput dari sanksi tegas pengadil lapangan.