Di mana?
Pelatih asal Prancis, Didier Deschamps, kini berada di ambang akhir era bersejarah yang telah berlangsung selama 14 tahun sebagai pelatih tim nasional Prancis; ia bersiap untuk menjalani pertandingan terakhirnya bersama “Les Bleus” besok, Sabtu, melawan Inggris dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, sementara perhatian kini tertuju pada tujuan selanjutnya yang kemungkinan besar berada di Arab Saudi.
Surat kabar Prancis “Le Parisien”, dalam laporan terperinci, mengungkapkan bahwa Deschamps sedang secara serius mempertimbangkan pilihan-pilihan masa depannya setelah misinya bersama Les Bleus berakhir. Laporan tersebut menyebutkan bahwa pelatih veteran Prancis itu tidak menutup kemungkinan untuk pindah bekerja di Arab Saudi, bahkan menganggapnya sebagai “tujuan realistis berikutnya”, baik dengan memimpin tim nasional Saudi, maupun melatih salah satu klub besar di liga domestik.
Surat kabar Prancis tersebut menjelaskan bahwa Deschamps memang telah menerima pendekatan dari pihak Saudi selama beberapa tahun terakhir, yang membuat opsi ini lebih realistis dibandingkan yang lain, terutama mengingat Federasi Sepak Bola Arab Saudi hingga saat ini belum memutuskan nasib pelatihnya saat ini, Georgios Donis asal Yunani, yang memimpin “Al-Akhdar” dalam penampilan mengecewakan yang berakhir dengan tersingkirnya tim tersebut di babak penyisihan grup Piala Dunia saat ini.
Namun, surat kabar tersebut menegaskan bahwa Deschamps belum mengambil keputusan akhir mengenai masa depannya hingga saat ini, dan ia akan meluangkan waktu untuk memikirkan secara mendalam pilihan-pilihan yang tersedia setelah upacara perpisahan resminya bersama tim nasional Prancis pada hari Minggu, sebagai tanda keinginannya untuk mengakhiri kariernya bersama “Les Bleus” dengan penuh martabat sebelum mengumumkan langkah barunya.
Kepergian Deschamps ini terjadi di tengah kritik luas yang menimpanya, di mana banyak pihak menuduhnya bertanggung jawab atas kekalahan telak yang dialami Prancis dari Spanyol dengan skor 0-2 di semifinal Piala Dunia, di mana timnas Prancis menampilkan performa yang lesu dan mengecewakan, meskipun sebelumnya mereka menunjukkan perjalanan yang gemilang dan performa luar biasa dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya sepanjang turnamen tersebut.