Toiran Blak-blakan Bujuk Rivan Kembali ke Timnas Voli Indonesia

Toiran Blak-blakan Bujuk Rivan Kembali ke Timnas Voli Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Timnas Voli Indonesia, Reidel Toiran mengaku sempat membujuk Rivan Nurmulki kembali membela negara di pentas internasional.

Namun, kata Toiran, Rivan sudah mantap dengan keputusan pensiun dari Timnas Voli Indonesia. Sikap itu kemudian dihormatinya sebagai pilihan pribadi. Hal serupa juga disampaikan terkait Nizar Zulfikar.

"Kalau mereka memang mengundurkan diri, saya tidak bisa memaksa. Dulu saya sempat ingin memanggil Nizar dan Rivan, karena saya belum tahu ada surat itu." 

"Namun ternyata ketika saya menangani tim ini, mereka sudah lebih dulu mengirimkan surat pengunduran diri kepada federasi," kata Toiran di Jakarta, Minggu (26/7).

Juru taktik asal Kuba itu mengaku sempat ingin mengajak Nizar dan Rivan ikut seleksi jelang AVC Men's Volleyball 2026 di India. Ternyata, dua pemain veteran itu memilih mendukung dari jauh.

"Waktu jelang ke India saya sebenarnya sempat meminta mereka ikut seleksi lagi. Saya bahkan sudah menelepon Nizar. Saya bilang ikut seleksi dulu, bukan langsung masuk tim."

"Akan tetapi saya tidak tahu kalau ternyata mereka sudah mengirim surat pengunduran diri. Kalau sudah mengundurkan diri, situasinya berbeda. Harus ada prinsip," ucap Toiran.

Karenanya, Toiran menegaskan bahwa Rivan dan Nizar sudah tak mungkin membela tim Merah Putih. Menurutnya, keputusan pensiun adalah sikap yang perlu dipegang teguh.

"Itu persoalan prinsip. Tidak bisa bolak-balik begitu [membela Timnas Indonesia]," ujar pelatih yang mengantar Jakarta Bhayangkara juara AVC Club Championship 2026 tersebut.

Rivan memutuskan mundur dari Timnas Voli Indonesia pada Mei 2026. Sementara Nizar mendeklarasikan keluar dari tim Merah Putih pada waktu berdekatan demi fokus di klub.