Jakarta, IDN Times – Amerika Serikat (AS) menarik sebagian besar pasukan operasi khususnya dari wilayah timur laut Nigeria setelah misi menargetkan kepemimpinan kelompok militan Negara Islam (IS) atau ISIS dinyatakan selesai. Komandan Komando Afrika AS (AFRICOM), Jenderal Dagvin Anderson, mengonfirmasi bahwa personel tersebut memang hanya dikirim untuk operasi sementara. Kendati demikian, dukungan intelijen kepada otoritas Nigeria dipastikan tetap berjalan.
"Kami telah menarik sebagian besar pasukan yang berada di sana hanya untuk operasi tersebut. Namun, kami terus melanjutkan kemitraan yang diminta Nigeria untuk membantu berbagi intelijen dan pemahaman yang diperlukan dalam melaksanakan tugas-tugas sulit ini," ujar Anderson dalam konferensi kepala pertahanan Afrika di Luanda, Angola, Kamis (2/7/2026), dikutip dari DW.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.