Perubahan mendadak... Mengapa Postojoglu merebut kursi kemenangan dari cengkeraman Martinez?

Perubahan mendadak... Mengapa Postojoglu merebut kursi kemenangan dari cengkeraman Martinez?

Pelatih asal Spanyol itu nyaris memimpin "Al-Alamy"

Laporan media mengungkap alasan mengapa klub Al-Nassr membatalkan rencana untuk merekrut Roberto Martínez, pelatih tim nasional Portugal asal Spanyol, dan menggantikannya dengan pelatih asal Australia, Ange Postecoglou.

Klub Al-Nassr, hari ini Jumat, mengumumkan penunjukan Postecoglou sebagai pelatih kepala tim, menggantikan pelatih asal Portugal Jorge Jesus, dengan kontrak berdurasi dua musim yang berakhir pada tahun 2028.

Pengumuman resmi tersebut mengejutkan semua pihak, terutama karena nama Postecoglou sama sekali tidak pernah disebut-sebut di media dalam beberapa jam terakhir, sementara semua spekulasi sebelumnya mengarah pada Roberto Martínez sebagai pelatih kepala Al-Nassr berikutnya.

Menurut surat kabar Saudi “Al-Sharq Al-Awsat”, perubahan ini baru terjadi dalam 72 jam terakhir, yaitu periode di mana negosiasi dengan Postojkovic untuk memimpin Al-Nassr pada musim depan dimulai.

Surat kabar tersebut menjelaskan bahwa Martinez memang sempat menjadi kandidat untuk memimpin tim, sebelum manajemen Al-Nassr membatalkan langkah tersebut, dengan alasan permintaan finansial sang pelatih asal Spanyol terlalu berlebihan, sementara klub tidak memiliki anggaran yang cukup besar untuk memenuhinya.

José Semedo, CEO Al-Nassr asal Portugal, dan rekan senegaranya Simao Coutinho, direktur olahraga, mengusulkan beberapa nama alternatif, namun usulan tersebut tidak disetujui oleh manajemen klub, terutama dari segi keuangan.

Pada akhirnya, manajemen memutuskan untuk mengontrak Postojoglu, karena dia dianggap paling sesuai dari segi keuangan, di mana tuntutan finansialnya sejalan dengan anggaran klub.