Apa yang dikatakan Solbakken tentang pelatih berpengalaman itu?
Pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, akhirnya angkat bicara dan menjelaskan bahwa pernyataan terakhirnya yang dilontarkan menjelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia—dan yang tersebar luas sebagai ditujukan kepada pelatih Brasil, Carlo Ancelotti—bukanlah sebuah provokasi.
Sebuah video yang diunggah oleh Asosiasi Sepak Bola Norwegia memperlihatkan Solbakken sedang menyampaikan pidato yang membakar semangat kepada para pemainnya setelah kemenangan 2-1 atas Pantai Gading, dan mengakhiri pidatonya dengan kalimat: “Tunggu saja, Carlo Ancelotti, kami akan datang kepadamu!” Klip tersebut memicu perdebatan luas dan dianggap oleh sebagian orang sebagai pesan tantangan bagi pelatih asal Italia itu menjelang pertandingan yang dinantikan.
Namun, Solbakken segera mengklarifikasi situasi tersebut dalam wawancaranya dengan wartawan pada hari Rabu, menegaskan bahwa hal itu “sama sekali bukan provokasi,” sambil mengatakan: “Ancelotti mungkin adalah pelatih terhebat dalam sejarah sepak bola Eropa, bersama Guardiola, Mourinho, dan satu atau dua orang lainnya dari segi historis, saya sangat menghormatinya.”
Pelatih asal Norwegia itu mengungkapkan hubungannya yang baik dengan Ancelotti, sambil menyebutkan bahwa ia pernah bertemu dengannya beberapa kali saat masih melatih Kopenhagen dalam laga melawan Chelsea dan Real Madrid di Liga Champions.
Ia menambahkan: “Dia orang yang luar biasa, memiliki selera humor yang tinggi, dan kami sangat menghormatinya serta Brasil. Jadi, saya rasa mereka bisa melihat sisi lucu dari hal ini; itu bukan analisis yang mendalam.”
Mengenai kenangan kemenangan Norwegia atas Brasil di babak penyisihan grup Piala Dunia 1998 saat ia masih menjadi pemain, Solbakken menyimpulkan: “Itu sudah sangat lama sekali sehingga tidak akan memengaruhi pertandingan hari Minggu. Kami sangat menghormati apa yang telah dilakukan Brasil dan apa yang diwakilinya dalam dunia sepak bola.”