Perjalanan yang singkat
Pelatih asal Portugal, Carlos Queiroz, hari Minggu ini mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan pelatih tim nasional sepak bola Ghana, setelah “Black Stars” tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 akibat kekalahan 1-0 dari Kolombia.
Kiroš, yang berusia 73 tahun dan pernah menjabat sebagai asisten pelatih Manchester United, memposting pernyataan yang menyentuh hati melalui media sosial, di mana ia mengumumkan kepergiannya hanya tiga bulan setelah mengambil alih jabatan pada bulan April lalu, periode di mana ia berhasil membawa tim tersebut ke babak gugur Piala Dunia.
Pelatih veteran asal Portugal itu menulis: “Kepada Ghana… Sepak bola, seperti hidup, mengajarkan kita pelajaran abadi: entah menang atau belajar. Saya meninggalkan perjalanan ini dengan bangga atas apa yang telah kita raih, namun juga dengan perasaan wajar akan ketidakpuasan di kalangan mereka yang selalu mengharapkan lebih.”
Ia menambahkan: “Mencapai level yang lebih tinggi seharusnya bukan tujuan akhir, melainkan awal dari ambisi yang lebih besar. Masa depan Black Stars tidak hanya akan dibangun di lapangan, tetapi harus dimulai di luar lapangan, dengan menciptakan lingkungan terbaik untuk mempersiapkan, melindungi, dan mengembangkan bakat-bakat sepak bola luar biasa di Ghana.”
Kiroš mengucapkan terima kasih kepada Ketua Federasi Sepak Bola Ghana dan Dewan Direksi, dengan mengatakan: “Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk mengabdi kepada negara dan Black Stars,” serta berterima kasih kepada para pemain dan staf teknisnya atas “keberanian, komitmen, dan dedikasi mereka yang tak pernah surut bagi tim.”
Kepada para pendukung Ghana, ia berkata: “Kami tidak bisa mengklaim telah mencapai kepuasan olahraga yang sempurna, tetapi kami bangga telah mengibarkan bendera Ghana dengan tinggi dan mengembalikan rasa hormat serta kredibilitas bagi ‘Bintang-Bintang Hitam’ di panggung sepak bola terbesar.”
Queiroz telah menampilkan performa yang luar biasa bersama Ghana di babak penyisihan grup, di mana tim tersebut mengalahkan Panama (1-0) pada pertandingan pembuka turnamen, sebelum akhirnya tersingkir di babak 32 besar oleh Kolombia.