Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

  • Masyarakat kini dapat mengumpulkan poin perjalanan melalui transaksi rutin sehari-hari seperti belanja kebutuhan bulanan, daring, dan kuliner.
  • CIMB Niaga dan Cathay Pacific menyediakan kartu kredit co-brand untuk mengakumulasi Asia Miles dari berbagai pengeluaran belanja nasabah.
  • Akumulasi poin dari pengeluaran rutin dapat ditukarkan dengan tiket pesawat, peningkatan kelas penerbangan, maupun berbagai fasilitas wisata lainnya.

Suara.com - Siapa bilang mengumpulkan miles hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sering bepergian dengan pesawat? Kini, anggapan tersebut mulai berubah.

Seiring berkembangnya program loyalitas, aktivitas sehari-hari seperti berbelanja kebutuhan bulanan, makan di restoran, hingga transaksi di e-commerce dapat menjadi salah satu cara mengumpulkan reward perjalanan. 

Artinya, tanpa harus mengubah pola pengeluaran, masyarakat berpeluang memperoleh manfaat tambahan dari transaksi yang memang sudah rutin dilakukan.

Tren ini semakin relevan di tengah meningkatnya penggunaan transaksi digital. Data CIMB Niaga dan Cathay Pacific menunjukkan bahwa sebagian besar transaksi pemegang kartu co-brand berasal dari kategori kebutuhan sehari-hari, seperti belanja online, dining, travel, hingga berbagai layanan (services). 

Dengan rata-rata pengeluaran sekitar Rp25 juta per bulan, sebagian konsumen berpotensi mengumpulkan travel rewards dari aktivitas tersebut. Miles pun kini tidak hanya diperoleh dari pembelian tiket pesawat. 

Belanja di platform e-commerce, membeli kebutuhan rumah tangga, mengisi bahan bakar kendaraan, membayar layanan berlangganan, hingga makan bersama keluarga dapat menjadi sumber akumulasi miles apabila menggunakan kartu yang terhubung dengan program loyalitas perjalanan.

Salah satu pilihan yang tersedia di Indonesia adalah CIMB Niaga World Cathay Card, yang memungkinkan nasabah mengumpulkan Asia Miles dari transaksi tertentu. 

Sebagai ilustrasi, pengeluaran rutin untuk kebutuhan seperti groceries, dining, dan belanja online dapat terakumulasi menjadi miles dalam jumlah yang cukup berarti apabila dilakukan secara konsisten.

Sebagai contoh, dengan total pengeluaran sekitar Rp34,5 juta per bulan, akumulasi miles dalam 10 bulan berpotensi mencapai sekitar 26.000 Asia Miles. Jumlah tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai pilihan reward, termasuk tiket penerbangan tertentu sesuai ketentuan program.

Selain tiket pesawat, miles juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan perjalanan lainnya, seperti upgrade kelas penerbangan, menginap di hotel, pengalaman wisata, hingga penukaran gift card atau merchandise. 

Ragam pilihan tersebut membuat program loyalitas kini semakin diminati, tidak hanya oleh pelancong rutin, tetapi juga masyarakat yang ingin memperoleh nilai tambah dari pengeluaran sehari-hari.

Country Manager Indonesia Cathay Pacific, Tony Sham, mengatakan kebutuhan wisatawan saat ini terus berkembang. Menurutnya, program loyalitas tidak lagi sekadar menjadi sarana mengumpulkan miles, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan manfaat yang mendukung pengalaman bepergian.

"Cathay Pacific melihat bahwa kebutuhan wisatawan terus berkembang. Kini, program loyalitas tidak lagi sekadar menjadi sarana untuk mengumpulkan miles, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan berbagai manfaat yang membuat setiap perjalanan terasa lebih nyaman dan bermakna," ujar Tony Sham.

Senada, Head of Consumer Lending Business PT Bank CIMB Niaga Tbk, Eric Augie Saputra, menilai masyarakat kini semakin mempertimbangkan manfaat tambahan saat memilih kartu kredit, termasuk yang dapat menunjang kebutuhan perjalanan.

"Kami melihat perilaku penggunaan kartu kredit terus berkembang, di mana nasabah kini semakin mengutamakan rewards yang relevan, fleksibilitas, serta pengalaman yang memberikan nilai tambah, termasuk untuk kebutuhan perjalanan. Kami juga mengedukasi nasabah agar dapat memanfaatkan setiap transaksi secara lebih optimal sehingga lebih menguntungkan," kata Eric.

Bagi masyarakat yang tertarik mengumpulkan miles, momen ketika pengeluaran cenderung meningkat, seperti musim liburan, Ramadan, Harbolnas, atau promo belanja, dapat menjadi kesempatan untuk mengoptimalkan akumulasi reward. 

Tentunya, manfaat tersebut akan lebih optimal apabila transaksi tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan dilakukan secara bijak.

Dengan semakin beragamnya program loyalitas yang tersedia, pengeluaran sehari-hari kini tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah yang dapat dimanfaatkan untuk rencana perjalanan di masa mendatang.