Kesepakatan yang sangat besar
Tampaknya klub Ittihad Tangier bersiap untuk mengguncang bursa transfer musim panas di Maroko dengan kesepakatan besar, setelah hampir mencapai kesepakatan dengan pemain Maroko Munir El Haddadi, mantan bintang Barcelona dan Sevilla, dalam langkah yang mungkin akan menjadi salah satu transfer paling menonjol di Liga Profesional Maroko musim panas ini.
Situs Africafoot melaporkan bahwa Ittihad Tangier hampir menyelesaikan kontrak dengan mantan pemain timnas Maroko tersebut, setelah negosiasi antara semua pihak menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Laporan tersebut menjelaskan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan awal, dan tinggal menyelesaikan beberapa prosedur administratif dan keuangan sebelum pengumuman resmi mengenai transfer ini, kecuali jika terjadi perkembangan tak terduga di menit-menit terakhir.
Pihak manajemen Union Tangier sangat mengutamakan penyelesaian kesepakatan ini, menyadari nilai teknis dan pengalaman besar yang dimiliki sang pemain, terutama setelah musim di mana tim tersebut gagal mencapai target yang diharapkan. Klub berharap dapat memperkuat lini serangnya dengan pemain yang memiliki kualitas, kepemimpinan, dan pengalaman, sekaligus mengirimkan pesan kuat kepada para pendukungnya menjelang dimulainya musim baru.
Munir El Haddadi datang setelah menjalani satu musim bersama klub Iran, Esteghlal Tehran, yang ia bergabung pada September 2025 melalui transfer bebas setelah kontraknya dengan Leganés dari Spanyol berakhir.
Pemain ini dengan cepat membuktikan dirinya di tim Iran tersebut dan menunjukkan performa yang konsisten sepanjang musim 2025–2026, sekaligus membuktikan kemampuannya beradaptasi dan bersaing meskipun pindah ke lingkungan sepak bola yang baru.
Penyerang berusia 30 tahun ini tampil dalam 28 pertandingan di berbagai kompetisi, dengan total bermain selama 2.109 menit, mencetak empat gol, dan memberikan lima assist, sehingga menegaskan perannya yang penting dalam sistem serangan timnya.
Di Liga Utama Iran, ia tampil dalam 18 pertandingan, mencetak tiga gol dan menciptakan tiga assist lainnya, sementara di Liga Champions Asia 2 ia tampil dalam delapan pertandingan, mencetak satu gol dan menciptakan satu assist, serta memberikan satu assist dalam dua pertandingan di Piala Iran.
Meskipun angka-angka ini mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan pengaruhnya di lapangan, hal ini menegaskan kemampuannya untuk mempertahankan level kompetitif yang tinggi, sekaligus memanfaatkan pengalamannya yang luas demi kepentingan timnya.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Al-Haddadi meninggalkan Iran di tengah meningkatnya ketidakstabilan keamanan di kawasan tersebut, dan memilih untuk melanjutkan kariernya di lingkungan yang lebih stabil—hal yang sebelumnya telah diungkap secara eksklusif oleh situs Africafoot.
Jika kesepakatan ini terwujud, Munir Al-Haddadi akan menjalani debutnya di Liga Maroko pada usia 30 tahun, dengan nilai pasarnya saat ini mencapai sekitar 1,5 juta euro, menurut situs “Transfermarkt”.
Penyerang asal Maroko ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teknis yang besar bagi Ittihad Tangier, berkat pengalaman yang ia peroleh di level tertinggi sepak bola Eropa, baik di Liga Spanyol maupun kompetisi antarbenua.
El Haddadi lulus dari akademi "La Masia" milik Barcelona yang terkenal, sebelum dipromosikan ke tim utama, kemudian menjalani beberapa petualangan di Liga Spanyol bersama Valencia, Deportivo Alavés, Sevilla, Getafe, Las Palmas, dan Leganés.
Selama masa baktinya bersama Sevilla, nilai pasarnya mencapai titik tertinggi, yakni 12 juta euro setelah ia bergabung dengan klub Andalusia tersebut pada tahun 2019, yang mencerminkan pencapaiannya selama berkarier di La Liga sebelum pindah ke liga-liga Asia.
Alasan ketertarikan Ittihad Tangier terhadap pemain ini tidak hanya terbatas pada riwayat kariernya saja, tetapi juga mencakup kemampuan teknisnya, karena ia mahir bermain di kedua sayap, serta mampu berperan sebagai penyerang kedua di belakang ujung tombak.
El Haddadi dikenal karena keterampilan individu yang tinggi, kecepatannya, kemampuannya menciptakan peluang, serta kemampuannya membaca alur permainan, di samping kontribusinya yang efektif dalam menghubungkan lini-lini tim—elemen-elemen yang memberikan staf pelatih berbagai opsi serangan.
Dan jika segala sesuatunya berjalan sesuai rencana dalam beberapa hari ke depan, Ittihad Tangier akan menyaksikan salah satu transfer paling menonjol di bursa transfer musim panas Liga Maroko, dalam kesepakatan yang berpotensi memperkuat ambisi klub secara signifikan, serta memberikan nilai tambah bagi kompetisi domestik dengan kehadiran pemain yang pernah membela Barcelona, Sevilla, dan sejumlah klub ternama di Liga Spanyol.
Situs Africafoot juga telah mengungkap, beberapa minggu lalu, bahwa baik Wydad maupun Raja tertarik untuk mendapatkan jasa Munir El Haddadi, sebelum akhirnya Ittihad Tangier menjadi klub yang paling dekat untuk menuntaskan kesepakatan tersebut.