Keisei Electric Railway merancang layanan kereta express premium pertama yang menghubungkan Bandara Narita dan Bandara Haneda di Tokyo, dengan tujuan memperlancar transfer penumpang antar dua bandara utama Jepang itu dan mendistribusikan wisatawan internasional ke daerah-daerah tujuan di luar metropolitan Tokyo.
Nikkei Asia pada Jumat (3/7) menjelaskan operator berencana meluncurkan layanan kereta express premium di antara Narita Airport Station dan Oshiage Station, di samping Tokyo Skytree, pada tahun fiskal 2028. Pada 2030, layanan ini akan diperpanjang secara bertahap hingga mencapai Shinagawa Station dan Bandara Haneda.
Perjalanan saat ini melalui Access Express Keisei via Toei Asakusa Line dan Keikyu Airport Line membutuhkan waktu sekitar 100 menit dan tidak mengenakan biaya tambahan.
Kereta express premium yang baru diharapkan mengurangi waktu tempuh dan menawarkan standar layanan lebih tinggi dan premium.
Rencana ini akan dicakup dalam rekomendasi final panel pemerintah tentang penguatan fungsi Bandara Internasional Narita, yang akan dipresentasikan oleh Kementerian Sumber Daya Alam, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang pada awal Juli 2026.
Peningkatan akses dari Narita, pintu masuk internasional utama Jepang, ke Shinagawa Station yang dilayani kereta Tokaido Shinkansen, serta ke Haneda yang menjadi hub penerbangan domestik terbesar, diharapkan mempermudah wisatawan mancanegara melanjutkan perjalanan ke destinasi regional di seluruh negara.
Pemerintah juga sedang mengeksplorasi kemungkinan layanan ini beroperasi di Haneda Airport Access Line, jalur rel baru yang sedang dikembangkan oleh East Japan Railway Company (JR East) untuk menghubungkan Haneda dengan pusat kota Tokyo.
Permintaan dari wisatawan mancanegara di Bandara Narita terus meningkat. Menurut Narita International Airport Corporation, lalu lintas penumpang asing pada penerbangan internasional naik 6 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi rekor 24,1 juta pada tahun fiskal 2025, yang berakhir pada Maret 2026.
Pergerakan pesawat internasional juga mencapai rekor tertinggi sebesar 205.990 gerakan, naik 5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Bandara Narita sedang menjalani proyek ekspansi besar-besaran yang beberapa pihak sebut sebagai "fase kedua pembukaan bandara". Proyek ini mencakup perpanjangan Runway B dari 2.500 meter menjadi 3.500 meter dan pembangunan Runway C yang juga berukuran 3.500 meter.
Setelah ekspansi selesai, kapasitas penanganan pesawat tahunan Narita akan tumbuh dari 340.000 menjadi 500.000 gerakan. Lalu lintas penumpang tahunan diproyeksikan mencapai 75 juta pada 2040, sekitar 80 persen lebih tinggi dari 40,8 juta penumpang yang tercatat pada tahun fiskal 2025.
Dengan pariwisata mancanegara diperkirakan terus berkembang, penguatan infrastruktur bandara dan peningkatan signifikan akses rel ke Narita telah menjadi prioritas yang semakin mendesak bagi pemerintah Jepang.
(fea)