Indonesia Menang Besar Belum Cukup, Pengamat Ingatkan Clean Sheet dan Perburuan Selisih Gol

Indonesia Menang Besar Belum Cukup, Pengamat Ingatkan Clean Sheet dan Perburuan Selisih Gol

KOMPAS.com - Kemenangan telak 5-1 atas Kamboja menjadi awal yang manis bagi timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026.

Tim tampil dominan dan berhasil mengamankan tiga poin pertama di babak penyisihan Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026) malam.

Namun di balik pesta lima gol tersebut, masih ada pekerjaan rumah yang dinilai harus segera dibenahi sebelum menghadapi laga-laga selanjutnya. Catatan itu datang dari lini pertahanan yang gagal mempertahankan clean sheet.

Pengamat sepak bola nasional Gita Suwondo menilai kebobolan satu gol dari Timnas Kamboja menjadi pelajaran penting bagi tim asuhan John Herdman.

Sepanjang pertandingan, timnas Indonesia memang tampil superior. Beckham Putra dkk menguasai bola hingga 67 persen dan melepaskan 23 tembakan. Mencatatkan akurasi umpan mencapai 90 persen, dan mengakhiri laga dengan kemenangan berkat hattrick Mitchell Baker serta gol Sandy Walsh dan Jens Raven.

Clean Sheet Penting dalam Persaingan Grup A, Vietnam Masih Menjadi Ujian Sesungguhnya

Meski menang dengan selisih empat gol, pengamat sepak bola yang biasa disapa Bung GAZ itu mengingatkan bahwa satu gol balasan Timnas Kamboja tidak boleh dianggap remeh. 

"Penampilan luar biasa sebenarnya kalau lawannya Kamboja yang sempat merepotkan Singapura. Dengan gol 5-1 mungkin yang harus diwaspadai adalah kesalahan di awal-awal babak kedua yang bikin kita tidak cleansheet," ujar Gita Suwondo kepada Kompas.com.

"Karena cleansheet itu penting untuk pertandingan lawan Kamboja atau Timor Leste, karena kita masih bersaing dengan Vietnam untuk perbedaan gol nantinya," imbuhnya.

Karena itu, setiap gol yang dicetak maupun yang bersarang di gawang sendiri akan memiliki arti penting dalam perebutan tiket menuju babak semifinal turnamen yang sebelumnya bernama Piala AFF tersebut.

Kini walaupun timnas Indonesia tampil impresif pada laga pembuka, ia menilai tantangan sebenarnya belum datang. Menurutnya, Timnas Vietnam tetap menjadi pesaing utama Indonesia di Grup A.

Lawan dinilai memiliki kualitas yang lebih tinggi dibanding Timnas Kamboja maupun Timor Leste, sehingga Garuda dituntut tampil lebih disiplin ketika kedua tim bertemu.

Pemain timnas Indonesia berebut bola dengan pemain timnas Kamboja dalam pertandingan ASEAN Championship 2026 di Stadion Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026).
Pemain timnas Indonesia berebut bola dengan pemain timnas Kamboja dalam pertandingan ASEAN Championship 2026 di Stadion Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026).

"Ujian sesungguhnya nanti adalah saat kita berhadapan dengan Vietnam karena lawan akan bermain di hari Jumat," kata mantan jurnalis olahraga senior itu.

Singapura Juga Patut Diwaspadai, Modal Positif Menuju Laga Berikutnya

Selain Timnas Vietnam, Singapura juga masih menjadi pesaing yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Hingga kini, tim telah mengumpulkan enam poin dari dua laga yang sudah dijalani. Walaupun belum terlalu produktif dalam mencetak gol, konsistensinya menjadi modal penting dalam persaingan.

"Singapura sudah mendapatkan enam poin melawan Kamboja dan Timor Leste. Walaupun sangat minim sekali golnya dengan 4 gol memasukkan dan 1 gol kemasukan," ujar Gita Suwondo.