Jordan Henderson, gelandang tim nasional Inggris, memicu perdebatan lucu menjelang laga melawan Meksiko pada Senin dini hari di babak 16 besar Piala Dunia, ketika ia berkomentar dengan nada jenaka mengenai kontroversi seputar penggunaan Viagra untuk mengatasi dampak ketinggian yang ekstrem di Stadion Azteca.
Henderson, yang mengikuti Piala Dunia untuk keempat kalinya, bercanda dalam konferensi pers: “Viagra membantu,” sebagai sindiran terhadap laporan yang beredar dalam beberapa hari terakhir mengenai kemungkinan timnas Inggris menggunakan obat tersebut untuk mengatasi kekurangan oksigen akibat ketinggian stadion yang melebihi 2.200 meter di atas permukaan laut.
Komentar gelandang berpengalaman itu muncul setelah Thomas Tuchel, pelatih timnas Inggris, dengan tegas membantah kebenaran informasi tersebut, menegaskan: “Kami tidak menerima informasi ini. Itu tidak benar,” dalam upaya mengakhiri kontroversi yang mendominasi persiapan menjelang pertandingan penentu tersebut.
Meskipun ada bantahan resmi, bahan aktif dalam obat Viagra (sildenafil) digunakan secara medis sebagai pelebar pembuluh darah paru-paru, dan mungkin membantu meringankan gejala penyakit ketinggian yang disebabkan oleh tekanan udara rendah dan kekurangan oksigen di daerah pegunungan, yang menjelaskan mengapa spekulasi ini menyebar luas.
Inggris bersiap menghadapi salah satu pertandingan tersulit dalam sejarah partisipasinya di Piala Dunia, saat berhadapan dengan Meksiko di Stadion Azteca yang legendaris. Tantangan dalam pertandingan ini tidak hanya berasal dari lawan, tetapi juga mencakup faktor ketinggian yang ekstrem yang menyebabkan sesak napas dan kekurangan oksigen.
Tuchel menegaskan bahwa timnya menyadari sulitnya kondisi tersebut, dengan mengatakan: “Kami harus menerima kelemahan ini. Mereka memainkan sebagian besar pertandingan mereka di Meksiko. 15 menit pertama sangat menentukan untuk menghadapi tekanan, dan kami tidak boleh mengeluh.”