MOROWALI, KOMPAS.com - Seorang pria yang diduga melakukan pencurian sepeda motor di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, meninggal dunia setelah menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh massa.
Peristiwa yang sempat terekam dalam video dan beredar luas di media sosial itu kini masih dalam penyelidikan Polres Morowali.
Polisi juga tengah mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Berikut duduk perkara kasus pria yang diduga mencuri motor hingga tewas dikeroyok massa di Morowali.
Diduga Terciduk Saat Hendak Mencuri Motor
Menurut laporan yang beredar, peristiwa bermula ketika korban diduga hendak mencuri sepeda motor milik seorang warga yang sedang berbelanja di pusat perbelanjaan di Desa Bahomakmur.
Aksi tersebut disebut diketahui oleh pemilik kendaraan hingga memicu teriakan yang mengundang perhatian warga di sekitar lokasi.
Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan bersembunyi di dalam sebuah toko.
Namun, massa yang terus berdatangan merangsek masuk ke dalam toko hingga akhirnya menarik korban keluar.
Dikeroyok Massa hingga Tak Sadarkan Diri
Setelah dibawa keluar dari toko, korban menjadi sasaran amuk massa.
Dalam sejumlah video yang beredar, tampak pria yang mengenakan kaus hijau tua itu menerima pukulan dan tendangan dari sejumlah orang.
Beberapa orang di lokasi juga terdengar meneriakkan tuduhan bahwa korban merupakan pelaku pencurian sepeda motor.
Polisi yang tiba di lokasi berupaya mengamankan korban. Namun, besarnya jumlah massa membuat proses evakuasi tidak bisa dilakukan dengan segera.
Aksi pengeroyokan baru berhenti setelah petugas berhasil membawa korban yang saat itu sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri keluar dari lokasi kejadian.
Polisi Pastikan Korban Meninggal
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini memastikan pria yang menjadi korban dugaan pengeroyokan tersebut telah meninggal dunia.
"Terduga meninggal sudah," ungkap Reza dikutip dari Tribun Palu, Minggu (26/7/2026).