JAKARTA — Sutradara kenamaan tanah air, Bayu Skak kembali mendobrak batas kreativitas lewat karya film terbarunya yang berjudul Foufo. Berbeda dengan proyek-proyek sebelumnya, kali ini Bayu menggabungkan unsur komedi fiksi ilmiah dengan potret realitas sosial yang menyentuh hati.
Salah satu yang paling menarik dari film ini adalah kehadiran karakter alien bernama Foufo yang jatuh ke bumi dan bertemu dengan tokoh utama bernama Muslim yang diperankan oleh Tretan Muslim. Uniknya, meski digambarkan sebagai makhluk asing yang tidak tahu apa-apa tentang bumi, Foufo justru menjadi karakter penting dalam dinamika konflik batin yang diceritakan dalam film tersebut.
Saat diwawancarai usai press screening, Bayu Skak blak-blakan mengungkapkan bahwa kehadiran Foufo dalam film terbarunya bukan sekadar bumbu pemanis, melainkan sebuah daya tarik utama atau unique selling point.
"Oke, jadi sebenarnya UFO-nya, Foufo ini kayak unique selling pointnya dalam film ini," kata Bayu saat diwawancarai, Jumat (3/7/2026).
Bayu menjelaskan, fondasi emosional film ini sebenarnya berakar pada hubungan anak dan ibu dalam kultur lokal. Karakter yang dimainkan Tretan Muslim dikisahkan sebagai seorang pemuda dari kalangan bawah yang harus menanggung beban moral cukup besar terhadap keluarga khususnya sang ibu.
Pada dasarnya, lanjutnya, film ini bercerita tentang sebuah keikhlasan seorang anak yang ingin membahagiakan orang tuanya, seorang ibu. Sejak dulu, ibunya sudah mengantre untuk pergi haji tapi tidak berangkat-berangkat.
Bayu Skak kembali mendobrak batas kreativitas lewat karya film terbarunya yang berjudul 'Foufo'. (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
"Ya dia tuh berusaha untuk membahagiakan ibunya, karena tidak ada yang selama ini bisa dibanggakan dari dia, mengingat dia itu adalah anak yang tidak lulus sekolah, kerjaannya rombeng, kerjaannya rongsok. Tapi berjanji bahwa suatu hari nanti aku pengen ada sesuatu yang dibanggakan dari diriku, yaitu Ibu,” ujarnya.
Konflik tersebut kemudian sengaja dibenturkan dengan konflik fiksi ilmiah antara Tretan Muslim dengan UFO yang hadir di kehidupannya. Sehingga karakter Foufo sendiri menjadi bagian dari konflik batin dan dilematis yang dirasakan oleh tokoh utama. Antara memilih sang ibu atau menyelamatkan UFO.
“Nah, itu adalah konflik utama di film ini ya kan. Eh, untuk konflik yang berikutnya adalah alien *crash landing* ya kan. Setelah itu, ya mau enggak mau ya harus bersentuhan antara dua konflik ini," ucap Bayu.
Dari konflik tersebut, akhirnya karakter alien Foufo perlahan-lahan mulai memahami esensi dari makhluk yang disebut manusia. Terlebih masyarakat sering berandai-andai bahwa UFO memiliki teknologi dan kecerdasan yang lebih dari manusia.
Karenanya, tokoh Foufo dalam film ini digambarkan sebagai alien yang mengerti sebuah pelajaran berupa ketulusan hati manusia dari keluarga Muslim.
“Dan siapa yang akhirnya menyatu? Ya aliennya akhirnya masuk ke dalam keluarganya. Jadi aliennya akhirnya bisa memahami bahwa, 'Oh, seperti ini ya manusia’. Karena mungkin pemahamannya ini kita berbicara alien kan selalu saja ini teori yang belum valid. Tapi kita mengandai-andai sendiri misalnya alien itu ada enggak sih? Mungkin ada, mungkin enggak, karena kan universe lebar sekali. Kalaupun ada, mungkin karena teknologinya canggih, mereka jadinya pintar. Lah kalau pintar, apa yang mereka bisa ambil dari manusia?” tutur Bayu.
Bayu Skak kembali mendobrak batas kreativitas lewat karya film terbarunya yang berjudul 'Foufo'. (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
Foufou menceritakan seorang pria bernama Muslim yang hidup di tengah himpitan ekonomi di Kampung Rombeng. Dia merupakan seorang pengepul rongsok keturunan Madura yang bercita-cita untuk membuat ibunya naik haji. Namun banyak cobaan, konflik, serta situasi yang membuatnya dilema bahkan dia diberi ujian situasi mendesak bertubi-tubi.
Situasi berubah ketika dia menemukan bangkai UFO jatuh di pinggiran kota. Alih-alih menjual besi UFO, Muslim justru menyembunyikan UFO dan alien sekarat, lalu dia namai Foufo. Tak disangka, teknologi canggih yang dimiliki Foufo berhasil menyelesaikan berbagai masalah keluarga Muslim satu per satu.
Puncak konflik terjadi saat pelunasan biaya haji jatuh tempo. Namun, uang untuk pelunasan itu malah dicuri oleh keluarga yang tinggal satu rumah dan dihidupi oleh Muslim. Di satu sisi, Foufo kehabisan energi.
Muslim kini dihadapkan pada dilema krusial memberangkatkan haji ibunya, atau membantu Foufo pulang ke kapal induknya.
Apa yang akan diputuskannya? Cari tahu jawabannya di film Foufo yang akan segera tayang di bioskop mulai 9 Juli 2026.
(ant)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri